Beirut, LiputanIslam.com – Ketua Parlemen Libanon Nabih Berri menyebut negaranya “seperti kapal yang sedang tenggelam secara perlahan”, dan jika tindakan-tindakan yang semestinya tidak diambil maka akan “tenggelam secara total.”

Dalam pertemuan dengan orang-orang berkunjung kepadanya, Senin (18/11/2019), Berri mengatakan, “Situasi saat ini di jalur pemerintah adalah kebekuan total, yang menunggu perkembangan setiap saat, tapi sejauh ini semua urusan masih berada pada posisinya.”

Baca: Safadi Batalkan Pencalonan Perdana Menteri, Desak Hariri untuk Kembali Menjabat

Mengenai sikapnya sendiri dia mengaku sangat mengharapkan “kembalinya (Saad) Hariri ke jabatan perdana menteri, dan pembentukan pemerintahan baru untuk mengatasi situasi saat ini, yang mencapai tingkat yang sangat berbahaya dan harus diperbaiki segera setelah negara ini menjadi ibarat kapal yang tenggelam sedikit demi sedikit, yang jika kita tidak mengambil tindakan yang diperlukan maka akan tenggelam secara total.”

Baca: Cemari Pesisir Lebanon, Israel Harus Bayar Ganti Rugi

Gelombang unjuk rasa protes yang melanda Libanon belakangan ini menyebabkan pengunduran diri Saad Hariri pada 29 Oktober lalu, sehingga pemerintahan berada dalam status sementara, namun pengunjuk rasa terus bergerak dengan menghalangi jalan dan melumpuhkan negara agar semua tuntutan reformasi mereka dipenuhi. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*