Beirut, LiputanIslam.com – Mufti Ahlussunnah Lebanon Syeikh Mohammad Rashid Qabbani dalam pernyataannya di saluran Al-Manar milik Hizbullah, Rabu (16/5/2018), telah memfatwakan kewajiban berjihad untuk membebaskan Palestina.

“Palestina adalah tanah Arab yang diduduki oleh kaum Zionis, dan pembebasanya merupakan kewajiban syar’i  bagi bangsa Palestina dan bagi seluruh umat Islam. Semua bangsa Arab dan Muslim wajib mendukung bangsa Palestina untuk pembebasan tanah airnya serta demi kesucian umat Muslim dan non-Muslim,” ungkap Syeikh Qabbani.

Dia menambahkan, “Negara Arab manapun tidak memiliki otoritas apapun yang dapat membuat orang-orang Palestina melepaskan Palestina atau bahkan sejengkalpun tanah Palestina, dan apapun yang disebut kesepakatan damai dengan rezim pendudukan adalah kesepakatan yang batil.”

Dia menegaskan bahwa haram bagi orang-orang Arab maupun seluruh Arab dan umat Islam menyerah atau berdamai dengan rezim penjajah.

Sehari sebelumnya, ketua organisasi Persatuan Ulama Islam Internasional (IUMS) Syeikh Yusuf Qardhawi yang tinggal di Qatar mengecam kebungkaman negara-negara Islam di depan kejahatan Israel dan pemindahan Kedubes Amerika Serikat untuk Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds (Yerussalem).

“Apalah artinya Palestina tanpa al-Quds? Di mana kalian, wahai umat Islam? Mana Dunia Islam? Mana umat Islam yang membentang dari Timur hingga Barat? Ini harus dilawan! Kita harus menolak! Kita harus berkata tidak!”

Seperti diketahui, sebanyak lebih dari 60 orang Palestina gugur dan lebih dari 3000 lainnya luka-luka diserang tentara Zionis Israel ketika warga Palestina melancarkan unjuk rasa peringatan Hari Nakba di daerah perbatasan Gaza-Israel pada Senin dan Selasa, 14-15 Mei 2018.  (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL