Baghdad, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Irak Haider Abadi, Senin (23/1/2107), mengonfirmasikan bahwa Mosul timur sudah bebas sepenuhnya dari pendudukan kelompok teroris ISIS.

“Pembebasan Mosul secara total menjadi hadiah bagi seluruh orang Irak,” katanya dalam pertemuan dengan Hammam Hamudi, anggota parlemen Irak, di kantor Perdana Menteri Irak.

Di hari yang sama, Kementerian Imigrasi Irak  mengumumkan sebanyak 4000-an pengungsi telah pulang ke kampung halaman mereka di berbagai wilayah yang telah dibebaskan dari cengkraman kelompok teroris ISIS di Mosul timur, Irak utara. Di sisi lain, 30 anggota ISIS di provinsi Anbar, Irak barat, tewas digempur angkatan udara Irak.

Disebutkan bahwa para pengungsi ini telah meninggalkan kamp pengungsi Hasan Sham dan al-Khazir menuju kampung halaman mereka di kawasan Gokjali dan Mosul timur, provinsi Nineveh, Irak utara.

Pejabat Kementerian Imigrasi Irak yang menangani kamp pengungsi, Mostafa Hamid, dalam jumpa pers mengatakan, “4078 pengungsi Irak yang tinggal di kamp Hasan Sham dan al-Khazir di timur Mosul telah kembali ke daerah-daerah asal mereka di Mosul.”

Dia menambahkan bahwa para pengungsi itu diantar pulang dengan bus, sementara perbekalan dan perabotan mereka diangkut dengan truk, melalui kerjasama dua kementerian dan komando operasi gabungan. Dalam pemulangan itu para pejabat Irak menjanjikan distribusi bantuan bahan makanan kepada mereka saat mereka tiba di rumah masing-masing.

Mosul timur dalam beberapa hari terakhir dinyatakan bebas dari pendudukan ISIS, meskipun beberapa laporan menyebutkan masih ada sebagian kecil kawasan ini yang masih diwarnai kecamuk pertempuran antara pasukan Irak dan kawanan teroris yang dikenal sangat kejam dan bengis tersebut.

Sementara itu, tak kurang dari 30 anggota ISIS tewas, 25 rekan mereka luka-luka,  dan peralatan tempur mereka hancur dihantam serangan udara Irak terhadap sebuah kamp pelatihan teroris di kota al-Qaim, provinsi Anbar.

Pasukan udara Irak belakangan ini berulangkali melancarkan serangan udara ke kawasan utara dan barat laut  Anbar, terutama kota al-Qaim serta daerah al-Anah dan Rawah yang semuanya berada di wilayah perbatasan Irak-Suriah yang diduduki ISIS.  (mm/alyoum7/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL