Mosul, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Irak Haeder Abadi akhirnya mendeklarasikan “kemenangan besar” atas kelompok teroris  Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara, Minggu malam (9/7/2017).

Begitu tiba di kantor gubernur provinsi Nineveh, Nufal al-Sultani, Haider mengatakan bahwa dunia tidak membayangkan pasukan Irak dapat menumpas sedemikian ISIS.

“Kita mengemban misi besar untuk memulihkan layanan dan konstruksi infratsruktur, dan kita beruntung dapat melihat pulihnya kehidupan warga, dan semua ini merupakan hasil pengorbanan para pejuang gagah berani yang telah memukau dunia dengan keberanian mereka.”

Abadi selaku panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak berkeliling kota bersama para petinggi militernya dengan melintasi jalanan dari bagian timur hingga bagian barat Mosul yang telah bebas sepenuhnya dari cengkraman ISIS.

TV al-Iraqia milik pemerintah Irak melaporkan bahwa Ibadi berkeliling kota di tengah sambutan warga dari bagian timur hingga bagian barat Mosul dengan menyeberang Sungai Tigris hingga mencapai gedung gubernur Nineveh.

Dalam deklarasinya, Abadi menyebut pembebasan ini sebagai “kemenangan besar” atas ISIS.

Para pengamat menyatakan bahwa pembebasan Mosul ini merupakan pukulan yang sangat telak bagi ISIS meskipun tidak lantas berarti kelimpok teroris beraliran Wahabi ini sudah tamat riwayatnya.

Mosul jatuh ke tangan ISIS pada Juni 2014 dan setelah itu pemimpin kelompok bengis ini, Abu Bakar al-Baghdadi, mendeklarasikan “kekhalifahan” di Masjid Agung al-Nuri di bagian barat kota ini pada Juli 2014.

Sejak itu Mosul menjadi salah satu ibu kota “kekhalifahan” bersama kota Raqqah di Suriah. Mosul menjadi pusat pengendalian urusan semua kawasan yang dikuasai ISIS. Karena itu para kombatan ISIS mempertahankan kota ini mati-matian selama sekira sembilan bulan melalui perang kota yang berlangsung sengit melawan puluhan ribu pasukan Irak.

Ribuan teroris ISIS yang banyak di antaranya adalah warga negara asing tewas digempur pasukan Irak dalam perang ini hingga akhirnya Perdana Menteri Irak mengumumkan kemenangan besar Minggu malam kemarin.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa kombatan ISIS masih ada yang tersisa dan terkepung di “beberapa jengkal terakhir”  sehingga tertumpaskannya mereka hanya tinggal menunggu waktu.

Menteri Pertahanan Iran Brigjen Hossein Dehghan mengucapkan selamat atas bebasnya kota Mosul melalui surat terpisah masing-masing kepada sejawat Iraknya dan komandan pasukan relawan Irak atas kemenangan dan bebasnya Mosul. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL