TelAviv, LiputanIslam.com –  Direktur dinas rahasia Israel Mossad, Yossi Cohen, menyatakan bahwa Republik Islam Iran mengerahkan banyak pasukan untuk “menguasai Timteng.”

“Israel memiliki mata dan telinga dan bahkan lebih dari itu di Iran,” katanya, seperti dilansir badan penyiaran Israel, Selasa (9/1/2018).

Dia melanjutkan,“Iran memiliki rencana strategis jangka panjang dengan tujuan mewujudkan ekspansi kekuasaannya atas Timteng… Orang-orang Iran merangkak tanpa henti menuju Timteng bersama kekuatannya yang sangat besar, termasuk brigade-brigade yang berafiliasi dengan Korp Garda Revolusi (IRGC) dan para kombatan Syiah, termasuk orang-orang Afghan.”

Mengenai gelombang unjuk rasa protes yang sempat terjadi selama beberapa hari dan kemudian dilawan dengan demo tandingan yang jauh lebih besar di Iran, Cohen menyatakan bahwa unjuk rasa protes gagal menggoyang pemerintahan Iran, namun dia menunjukkan kegembiraannya atas adanya “kerusuhan sosial” di Iran.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan harapannya akan keberhasilan para pengunjuk rasa protes di Iran.

Tel Aviv memandang Teheran sebagai “bahaya bagi eksistensi” Israel serta menyamakan Iran dengan rezim NAZI yang pernah berkuasa di Jerman.

Cohen menuding Iran membekali organisasi-organisasi Syiah dengan senjata-senjata canggih “di dalam dan luar” Iran sehingga “menambah keresahan para pemimpin Sunni dan Israel menyangkut stabilitas seluruh kawasan Timteng.”

Dia melanjutkan bahwa ekonomi Iran mengalami pertumbuhan, dan ada indikasi-indikasi yang menunjukkan bahwa Iran meningkatkan dana keamanan, intelijen, dan “ekspansi di dalam dan luar Timteng” serta membuat “jalur udara dan laut untuk mengirim orang-orang bersenjata ke kawasan demi mewujudkan impian rezim Iran.” (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL