iran mohsen_rezaeiTeheran, LiputanIslam.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lembaga Kebijakan Negara Republik Islam Iran, Mohsen Rezaee, meminta sayap militer Hamas, Brigade Ezzedin al-Qassam, supaya tidak sekedar membela diri, melainkan juga melancarkan serangan ofensif. Dia juga bersumpah bahwa Israel akan musnah jika mencoba menyerang Iran.

Dalam wawancara dengan Alalam Ahad kemarin (3/8) dia juga mengatakan bahwa Israel tidak akan berhenti melakukan agresi dan tidak tertutup kemungkinan Tel Aviv akan mengobarkan perang terhadap negara lain di kawasan seperti Lebanon dan Irak.

Mantan panglima umum pasukan elit Iran Garda Revolusi Islam (IRGC) ini juga mengaku heran terhadap sikap Arab Saudi dan Mesir terkait agresi Israel ke Gaza, terutama jika memang telah terjadi suatu kesepakatan di antara mereka sebelum Israel memulai serangannya ke Gaza.

“Ada kedengkian sebagian negara, khususnya Saudi dan Mesir, yang tak dapat dibenarkan terhadap Ikhwanul Muslimin dan terhadap perubahan sikap yang patut dilakukan Hamas terhadap Suriah,” ujar Rezaee.

Dia menilai tidak penting dari mana senjata pejuang Gaza berasal, sebab yang mesti dilakukan sekarang ialah menyukseskan perlawanan Palestina dalam kemandiriannya di bidang produksi senjata. Dia memastikan bahwa pejuang Palestina sudah menguasai teknologi pembuatan rudal, dan bahwa yang terpenting sekarang ialah peningkatan teknologi itu untuk mengotimalkan akurasi rudal dalam membidik sasaran.

“Kami menolak agresi terhadap orang lain, tapi kami tidak akan pernah ragu dalam membela Palestina meskipun dicela oleh orang-orang yang suka mencela. Kami tidak ambil pusing soal ancaman entitas Zionis terhadap kami akibat dukungan kami kepada pejuang Palestina, tapi ingat bahwa eksistensi Israel akan musnah jika sampai mencoba menyerang Iran,” tegas Rezaee.

Dia juga menyatakan bahwa Iran membantu Palestina sejak zaman pemimpin Palestina Almarhum Yasser Arab. “Kami tidak membedakan Sunni atau Syiah dalam membantu para mujahidin,” ungkapnya.

Mengenai kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Sekjen Kebijakan Negara Republik Islam Iran menyebutnya sebagai kelompok yang sudah terlampau jauh dalam mencemarkan citra Islam. Dia juga mengatakan, “Saya tidak meragukan sama sekali bahwa Israel berada di balik ISIS.”

Sementara itu, Komandan Markas Khatam al-Anbiya Pertahanan Udara Iran, Brigjen Farzad Ismaili, menyatakan bahwa sistem penangkis rudal “Kubah Besi” (Iron Dome) Israel hanyalah ilusi belaka. Kepada wartawan Ahad kemarin dia memastikan bahwa secanggih apapun teknologi militer suatu negara tetap tidak bisa diklaim aman dari semua serangan udara, laut dan darat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL