Jordanian f-16London, LiputanIslam.com – Situs berita online Rai al-Youm melaporkan bahwa peristiwa rontoknya jet tempur F-16 milik Yordania di kawasan sekitar kota Raqqah, Suriah, yang diklaim kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tertembak jatuh oleh pasukannya terus menjadi buah bibir di beberapa negara Barat.

Menurut Rai al-Youm, negara-negara Barat itu menduga kuat pesawat tempur canggih Yordania yang tergabung dalam pasukan koalisi internasional anti ISIS itu ditembak jatuh pekan lalu bukan oleh ISIS, melainkan oleh tentara Suriah, namun Amerika Serikat (AS) enggan menuduh Suriah dan hanya menegaskan bahwa jet itu jatuh bukan karena ditembak ISIS. Meski demikian, dugaan itu tidak didukung oleh data-data yang akurat dan masih berdasarkan analisis semata.

Disebutkan bahwa menurut berbagai sumber Barat, pilot pesawat tempur Yordania yang nahas itu dalam wawancara dengan majalah berbahasa Inggris Dabiq milik ISIS mengatakan, “Pesawat saya dijatuhkan oleh rudal pemburu panas.”

Rai al-Youm menuliskan, “Tidak kecil kemungkinan sistem pertahan udara Suriahlah yang menjatuhkan jet tempur ini sebagai pesan khusus untuk berbagai pihak, termasuk AS dan negara-negara sekutunya, bahwa Suriah dapat menjatuhkan pesawat tempur kapanpun ia menghendakinya.”

Para pakar pertahanan udara di London mengatakan ada kemungkinan Rusia telah menyerahkan rudal canggih S-300 kepada sistem pertahanan udara Suriah, dan bisa jadi pula jet tempur Yordania itu dirontokkan oleh rudal jenis ini.

Seperti dikutip Rai al-Youm, sebuah sumber diplomatik Arab mengatakan, “Pesawat ini dijatuhkan oleh rudal, tapi ISIS tidak memiliki rudal seperti ini.”

Menjawab pertanyaan apakah jet tempur itu ditembak oleh rudal negara sahabat, sumber itu malah balik bertanya, “Apakah Suriah dan rudal-rudalnya adalah sahabat kita?”

Yang jelas, jatuhnya pesawat Yordania itu sampai sekarang masih misterius, apalagi semua pihak terkait, yaitu Suriah, Yordania dan AS memilih bungkam, sementara pilotnya yang selamat juga berada di tangan ISIS, dan ISIS-pun masih berselisih pendapat mengenai bagaimana pilot itu dapat bertahan hidup, serta berselisih pula mengenai dengan cara bagaimana pilot itu akan mereka bunuh. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*