rudal scud yamanSanaa, LiputanIslam.com – Seorang petinggi militer Yaman menyatakan pihaknya telah menembakkan satu rudal Scud ke kota Jizan, Arab Saudi, Rabu (26/8).

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Yaman, SABA, sumber itu juga menyatakan rudal tersebut tepat mengena pada sasaran yang diincar.

Laporan tentang ini dari Moragboon Press mengutip pernyataan juru bicara resmi militer Yaman, Kolonel Sharaf Ghalib Luqman, bahwa rudal itu mengena stasiun pembangkit listrik Jizan.

“Rudal Scud pagi hari ini telah ditembakkan satuan pasukan rudal angkatan bersenjata Yaman terhadap stasiun pembangkit listrik Jizan, Saudi. Rudal ini dilesatkan sebagai balasan terhadap agresi brutal Saudi, dan telah mengena sasaran dengan tingkat akurasi yang tinggi,” katanya.

Dia juga mengingatkan penduduk kota Abha dan berbagai kota Saudi lainnya di dekat perbatasan, terutama penduduk sekitar bandara dan para pekerja bandara supaya menjauh karena akan ada serangan dari pasukan Yaman.

“Berlanjutnya agresi Saudi dan pembunuhannya terhadap rakyat Yaman yang tak berdosa adalah kejahatan perang, dan kebungkaman masyarakat internasional adalah kejahatan yang lebih besar lagi. Semua ini membuat pasukan militer dan pasukan rakyat Yaman terpaksa melancarkan serangan balasan, itupun dengan tetap mengindahkan moral dengan tidak menjadikan warga tak berdosa sebagai sasaran,” paparnya.

Sementara itu, Alahed melaporkan bahwa militer dan pasukan rakyat Yaman juga telah menembakkan 40 roket ke lokasi penempatan kendaraan-kendaraan militer Saudi di pangkalan Barbalin, Najran, Saudi, sementara jet tempur Saudi melancarkan serangan hebat ke kawasan Abas, provinsi Hajjah.

Di saat yang sama, Al-Mayadeen menyebutkan adanya kabar bahwa beberapa helikopter Apache, tank dan mobil lapis baja Saudi telah masuk ke bandara Shafir untuk dilibatkan dalam pertempuran di provinsi Maarib.

Al-Mayadeen juga memberitakan beberapa tentara Saudi tewas terkena serangan rudal Scud pasukan Yaman.

Sejak lima bulan lalu Saudi dan sekutunya menggempur Yaman demi memulihkan pemerintahan presiden pelarian Abd Rabbuh Mansur Hadi dan menumpas milisi Ansarullah (Houthi) selaku penggerak revolusi rakyat terhadap rezim korup Mansur Hadi.

Belakangan pasukan loyalis Mansur Hadi yang didukung serangan udara koalisi Arab dan jaringan teroris al-Qaeda dan ISIS berhasil mendesak mundur milisi Ansarullah yang didukung tentara Yaman di beberapa kawasan, terutama Aden di selatan Yaman.

Serangan udara Saudi dan sekutunya selain menghancurkan banyak fasilitas infrastruktur Yaman juga telah merenggut ribuan nyawa dan menelantarkan puluhan ribu penduduk. Belakangan tentara Yaman menegaskan bahwa tentara dan pasukan rakyat Yaman juga harus menggempur fasilitas infrastruktur Saudi, namun dengan tetap berusaha menghindari jatuhnya korban sipil, termasuk dengan cara mengimbau warga sipil Saudi agar menjauhi tempat-tempat vital, terutama zona dan pangkalan militer. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL