Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan militer Yaman yang bersekutu dengan kelompok pejuang Ansarullah membantah keras klaim pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi bahwa Bandara Hudaydah telah jatuh ke tangan pasukan koalisi.

Jubir militer Yaman Brigjen Sharaf Ghalib Luqman, Selasa (19/6/2018), menepis klaim tersebut sembari memastikan bahwa pertempuran masih berlanjut dan apa yang dikatakan pasukan koalisi hanyalah “propaganda” belaka.

“Pertempuran masih berlanjut antara pasukan Yaman dan resistensi rakyat di satu pihak dan pasukan dukungan koalisi agresor di pihak lain di kawasan al-Nakhilah sejauh sekira 20 kilometer dari bandara Hudaydah,” katanya.

Dia menegaskan, “Bandara Hudaydah masih dikuasai tentara Yaman dan resistensi rakyat. Pasukan koalisi dan pendukungnya tak dapat bergerak maju kepadanya. Tentara Yaman mengepung mereka di al-Nakhila, dan mereka sama sekali tak dapat bergerak maju menuju bandara.”

Reporter channel al-Alam milik Iran juga menepis klaim tersebut dengan mendatangi Bandara Hudaydah dan merekam gambar situasi di sana sembari menyatakan klaim itu sebagai kedustaan media pasukan koalisi.

Dalam video yang dipublikasi al-Alam, Selasa, juga terlihat penduduk di kota Hudaydah dan kawasan pantai barat Yaman masih menjalani kegiatan sehari-hari secara normal, dan jalanan masih ramai meskipun baru mendapat serangan udara Saudi dan Uni Emirat Arab. Penduduk juga terlihat acuh terhadap serangan besar-besaran pasukan koalisi di sekitar kota ini. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*