isis tangkap pilot jordaniaAmman, LiputanIslam.com – Di tengah keterkejutan publik atas beredarnya berita bahwa pesawat F-16 milik Jordania yang terlibat dalam pasukan koalisi internasional anti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), pihak militer Yordania akhirnya menepis klaim ISIS bahwa jet tempur canggih itu jatuh karena tertembak.

Sebagaimana dimuat di situs Angkatan Bersenjata Jordania dan dikutip oleh berbagai media Timur Tengah, termasuk al-Bawaba, World Bulletin dan Press TV, Jumat (26/12), seorang jenderal angkatan bersenjata Jordania dalam statamennya menyatakan bahwa pertanda awal menunjukkan pesawat militer Yordani itu jatuh di kawasan sekitar kota Raqqah, Suriah, “bukan karena tertembak oleh Daish” (ISIS).

“Hanya saja, karena puing-puing pesawat tidak terjangkau, sementara pilotnyapun tidak ada maka sejauh ini kami kesulitan untuk memastikan penyebab jatuhnya pesawat itu,” lanjutnya.

Rabu lalu (24/12) ISIS mengklaim telah menembak jatuh pesawat tempur tersebut serta memublikasi foto-foto pilotnya, Lettu Maaz al-Kaseasbeh, 26 tahun, yang mereka tawan.

Pihak Amerika Serikat (AS) membenarkan berita jatuhnya pesawat F-16 Yordani dan tertangkapnya pilot pesawat itu oleh pasukan ISIS, tetapi juga menepis klaim bahwa jet itu rontok akibat tembakan pasukan ISIS.

Dalam statemennya Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pesawat tempur itu tertembak jatuh di sekitar kota Raqqah yang secara de fakto telah menjadi ibu kota ISIS, namun belum jelas bagaimana pesawat tertembak. (Baca juga: ISIS Klaim Tembak Jatuh Pesawat Pasukan Koalisi dan Tangkap Pilotnya)

Kasus ini merupakan yang pertama kalinya pasukan koalisi kehilangan pesawat dan anggotanya selama melancarkan serangan ke Suriah sejak September lalu.

Kasus ini juga mengejutkan publik karena pesawat secanggih F-16 dapat ditembak jatuh, apalagi hanya oleh kawanan militan bersenjata. Jurnialis terkenal Arab Abdel Bari Atwan menilai pesawat itu tertembak jatuh tak lain oleh roket yang diserahkan negara-negara Barat kepada kelompok oposisi Suriah yang kemudian jatuh ke tangan ISIS. (Baca juga: Atwan: Jet Tempur F-16 Jordania Ditembak Dengan Senjata Hasil Suplai Negara-Negara Barat )

Sementara itu, ayah Lettu Maaz al-Kaseasbeh, Safi Yousef al-Kaseasbeh, Kamis malam lalu (25/12) berharap ISIS dapat berbesar hati untuk membebaskan puteranya. Harapan itu dia kemukakan ketika tersiar berita bahwa pasukan ISIS sedang bersiap-siap untuk mengeksekusi pilot muda tersebut dan memublikasikan hasil rekaman gambarnya sebagai bahan propaganda.

“Saya ingin berpesan langsung kepada saudara-saudaraku dari Negara Islam (IS/ISIS) di Suriah agar berkenan menjadi tuan rumah yang ramah dan bermurah hati bagi puteraku, Pilot Maaz. Saya memohon kepada Allah agar hati mereka dikumpulkan dengan cinta, dan puteraku dapat kembali kepada keluarga, isteri dan ibundanya,” tuturnya kepada wartawan di Amman, ibu kota Yordania, sebagai dikutip The Telegraph.(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL