Teheran, LiputanIslam.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mostafa Izadi mengingatkan bahwa segala bentuk konfrontasi di Selat Hormuz akan dapat menyulut Perang Dunia Ketiga.

“Jika sampai terjadi konfrontasi di Selat Hormuz maka ini mungkin akan berubah menjadi Perang Dunia Ketiga, dan urusannya akan lebih besar dari apa terbayangkan,” ujarnya kepada Sputnik milik Rusia, Jumat (6/7/2018).

Mengenai kemungkinan bahwa Iran akan menggunakan pengaruhnya untuk “mengacaukan kartu permainan” jika AS jadi menghalangi ekspor minyak Iran, dia mengatakan, “Sama sekali tidak demikian, ini tidak logis, Iran tidak akan menempuh cara mengacaukan kartu permainan. Masalah minyak jauh sepenuhnya dari isu-isu kawasan. Kami selamanya tidak akan pernah mengacaukan kartu permaian.”

Dia menegaskan, “Sudah menjadi kewajiban Angkatan Bersenjata Iran untuk membela negaranya. Ketika Rouhani (presiden Iran) mengatakan Iran berhak mengekspor minyak dan Angkatan Bersenjatapun mendukungnya untuk menjamin hak Iran, terlepas dari bagaimana caranya, maka ini sudah menjadi kewajiban Angkatan Bersenjata.”

Mostafa Izadi menilai AS bertanggungjawab atas melambungnya harga minyak.

“Pusat Komando AS menyatakan akan melindungi kebebasan perdagangan dan pelayaran di Selat Mormuz. Pernyataan inilah yang melambungkan harga minyak, bukan pernyataan Iran,” katanya.

Dia menambahkan, “Segala opsi terbuka di depan Iran jika ekspor minyaknya dicegah, atau negara-negara pembeli minyak Iran diancam… Akan ada reaksi telak, dan segala sesuatu ada waktunya.”

Sehari sebelumnya, Jubir Pusat Komando Militer AS Kapten Bill Urban menyatakan pihaknya berjanji akan menjaga kebebasan pelayaran kapal-kapal tanker minyak di Teluk Persia.

“Angkatan Laut AS dan para sekutu regionalnya siap menjamin kebebasan pelayaran dan aliran perdagangan di manapun yang diperbolehkan oleh undang-undang internasional ,” ungkap Urban.

Pernyataan ini merupakan tanggapan atas ancaman Iran untuk menutup selat Hozmuz bagi kapal-kapal tanker minyak. Dalam hal ini Presiden Iran bersumbar bahwa jika ekspor minyak sampai dihalangi oleh AS maka tak akan ada satupun negara di kawasan Teluk Persia dapat mengekspor minyaknya. (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*