Teheran, LiputanIslam.com –  Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Bagheri menuduh aliansi “Amerika-Arab-Islam” bersekongkol untuk mengacaukan stabilitas dan keamanan di Iran. Karena itu dia mengingatkan bahwa “nasib buruk” mengintai orang-orang yang terlibat dalam tari pedang bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

“Tak diragukan lagi bahwa bangsa Iran merupakan salah satu korban aksi teror terorganisir yang didukung oleh segi tiga keji AS, Israel, dan rezim dinasti Saudi. Selama lebih dari 38 tahun ini lebih dari 17,000 orang Iran yang terdiri atas para kader, pakar, pejabat, dan lain-lain telah terbunuh di jalan perjuangan membela Islam, negeri, dan nilai-nilai luhur revolusi dan pemerintahan Islam,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Upaya sia-sia dan permainan peledakan ini tidak akan melemahkan pohon pemerintahan Islam yang dahan-dahannya teguh setelah disuburkan oleh darah anak-anak bangsa terbaiknya.”

Bagheri menuduh AS dan sekutunya yang terlibat dalam tari pedang dengan Trump di Saudi bersekongkol membuat skenario untuk menyerang keamanan dan stabilitas Iran. Dia mengingatkan bahwa nasib mereka akan sama dengan nasib para teroris yang berniat mengacaukan ketentraman di Teheran, dan di tempat-tempat lain di Iran sebelumnya.

Dia meminta aliansi Amerika-Arab-Islam supaya memetik pelajaran dari nasib berbagai kelompok yang selama ini juga sudah berusaha menjalankan agenda-agendanya  dengan berusaha mengacaukan keamanan Iran.

“Bangsa Iran beserta angkatan bersenjata dan lembaga-lembaga keamanannya mempertahankan haknya untuk membalas otak dan pelaku operasi teror yang terjadi belum lama ini di Teheran… Sistem informasinya memantau pergerakan dan rencana musuh, dan akan memberikan kepada mereka dan pendukung mereka pelajaran yang tak akan mereka lupakan, demi membasmi teroris pada level geografi revolusi Islam, dan melalui kerjasama antarnegara Islam di Dunia Islam secara keseluruhan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Rabu lalu Teheran digemparkan oleh serangan teror yang menyasar gedung parlemen Iran dan komplek makam Imam Khomaini hingga menyebabkan belasan orang terbunuh dan 40 lainnya terluka. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL