Baghdad, LiputanIslam.com – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Irak Letjen Osman al-Ghanmi memastikan bahwa sel-sel tidur kelompok teroris Negara Islam Irak Dan Suriah (ISIS) di Irak terkendali, dan menekankan bahwa ancaman yang ada sekarang terkait dengan ideologi ekstremis beraliran Wahhabi tersebut.

“Sistem intelijen Irak bekerja sangat keras untuk mencegah pergerakan sel-sel yang tidak aktif di negara ini, yang pada dasarnya berada di bawah kendali pasukan keamanan Irak,” kata Ghannami dalam konferensi pers di Pusat Kajian Strategi al-Nahrain milik pemerintah Irak, Ahad (21/4/2019).

Dia menambahkan,”Ancaman untuk jangka panjang adalah terkait dengan faham ISIS. Inilah bahaya yang ada, sebab ISIS sudah tidak lagi mengendalikan sejengkalpun tanah di wilayah Irak.”

Dia kemudian menyebutkan, “Orang Irak yang ditangkap dan kembali ke Irak dari Suriah memiliki ideologi radikal. Jadi, kita perlu bekerja untuk membongkar faham-faham ini melalui rehabilitasi psikologis.” (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*