جيش العراق يصد هجوما لـ "داعش" ويقتل 15 عنصرا منهمBaghdad, LiputanIslam.com – Juru bicara Komando Umum Militer Irak Mayjen Qassim Atta membantah laporan bahwa pasukan Irak telah ditarik dari perbatasan negara ini dengan negara tetangganya, Arab Saudi.

“Ada sebagian media pendusta yang melansir berita penarikan pasukan perbatasan yang tersebar di garis perbatasan dengan Arab Saudi,” ujar Atta dalam jumpa pers Kamis (3/7/2014), seperti diberitakan al-Alam.

“Berita ini tidak benar. Tentara Irak masih ada di sepanjang perbatasan antara Irak dan Saudi, kecuali beberapa orang yang telah melakukan penyuapan supaya ditarik,” lanjutnya.

Pagi sebelumnya, TV al-Arabiya memberitakan bahwa pasukan Irak telah ditarik dari perbatasan tersebut, sembari melaporkan tersebarnya tentara Saudi di sana.

Sementara itu, al-Alam juga melaporkan bahwa beberapa media Turki, termasuk lembaga pemberitaan Dogan, Kamis (3/7/2014) memberitakan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah membebaskan 32 pengemudi asal Turki yang sebelumnya telah mereka sandera.

Media Turki itu menyebutkan, “Militan bersenjata telah membebaskan 32 driver truk yang mereka sandera di bagian utara Irak pada bulan lalu, namun para pejabat belum dapat mengkonfirmasikan berita ini segera.”

Ketika militan ISIS menyerbu dan menduduki Mosul pada 10 Juni lalu, sempat heboh berita penyanderaan 49 warga negara Turki oleh militan ISIS, beberapa di antaranya personil pasukan khusus dan para diplomat Turki beserta keluarga mereka di kota Mosul. Namun kehebohan itu tiba-tiba senyap dan sampai sekarang tidak ada laporan yang tersiar mengenai puluhan warga negara Turki tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL