Syria-forcesAssal al-Ward, LiputanIslam.com – Pasukan pemerintah Suriah terus memorak porandakan kubu-kubu pertahanan kaum militan pemberontak di negara ini. Dalam perkembangan terbaru, tentara Suriah berhasil merebut satu lagi kota di wilayah pegunungan al-Qalamoun, Selasa (15/4/2014).

Mereka membebaskan kota Assal al-Ward dari tangan gerilyawan setelah terlibat pertempuran sengit yang menjatuhkan sejumlah militan yang mencoba menahan gerak maju tentara Suriah.

Perkembangan ini terjadi sehari setelah tentara Suriah berhasil menghabisi nyawa banyak militan dan menghancurkan sarang-sarang persembunyian mereka di kota-kota al-Sarkha, Bakha’a dan al-Jibbeh di kawasan al-Qalamoun.

Militan yang selamat dari sergapan maut melarikan diri ke beberapa kota kecil di sekitar kota Housh Arab atau daerah perbatasan Suriah-Lebanon. Namun, tentara Suriah terus berusaha mengejar dan memburu mereka sesuai janjinya untuk menyapu bersih negara ini dari “gerombolan teroris”.

Di hari Selasa itu pula, pasukan militer Suriah juga menggempur kelompok-kelompok gerilyawan di Jouret al-Shayah, al-Hamidiyah, Bab Hood and Wadi al-Sayeh di wilayah barat Provinisi Homs. Beberapa mobil bak terbuka yang dilengkapi senjata-senjata berat kaum militan di area al-Houla hancur dihantam badai serangan pasukan Suriah.

Gempuran militer Suriah juga menerjang sarang-sarang ekstrimis bersenjata di dekat Gunung al-Nasr di provinsi Latakia yang di wilayah utara Suriah, mengakibatkan beberapa gerilyawan tewas dan  luka-luka.

Perkembangan perang Suriah di beberapa kawasan lain juga memperlihatkan intensitas tekanan pasukan pemerintah terhadap gerilyawan.

Di Idlib, pasukan Suriah menggempur kubu-kubu militan di kawasan Kifr Najd, al-Rami, Kifr Lata, Tal Isfeen, Tal Karima, al-Neirab, Failoun, al-Douseh, Sarmeen dan al-Rouj. Pasukan Suriah mengaku berhasil membunuh dan melukai sejumlah teroris yang sebagian besar berkewarganegaraan Uzbekistan.

Di Aleppo, serangan pasukan Suriah juga menjatuhkan korban tewas dan luka di pihak gerilyawan di kawasan al-Lairamoun, Kweires, al-Jadideh dan sebuah kawasan industri. Kantor berita SANA menyebutkan bahwa pasukan Suriah di Aleppo juga telah menghancurkan mobil-mobil yang memuat senjata serta terowongan-terowongan berisikan senjata dan amunisi gerilyawan.

Pemandangan serupa juga terjadi Daraa. Serangan tentara Suriah di kota ini juga menjatuhkan sejumlah korban tewas dan cidera di pihak militan.

Senin lalu militer Suriah merilis statemen berjanji akan menyapu bersih negara ini dari “para teroris takfiri Wahhabi”, menyusul kemenangan besarnya dalam pertempuran demi pertempuran di kawasan strategis al-Qalamoun.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Dr. Saad al-Nayef menyatakan bahwa gerilyawan telah menembakkan mortir ke gedung-gedung sekolah di kawasan Bab Touma dan al-Dwailaa, Damaskus, Selasa (15/4/20144), menewaskan satu anak kecil dan menciderai 60 lainnya, yang sebagian besar adalah siswa.

Suriah dilanda perang sejak 2011 akibat pemberontakan yang disponsori oleh sejumlah negara asing. Sejauh ini sebanyak 150,000 orang dilaporkan tewas akibat pertempuran dan aksi kekerasan, sedangkan jutaan lainnya terpaksa mengungsi. Menurut beberapa laporan, pemberontakan itu disponsori oleh sejumlah negara negara Barat dan sekutu mereka di kawasan Timur Tengah, khususnya Qatar, Arab Saudi dan Turki. (mm/presstv/sana/almanar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*