Damaskus, LiputanIslam.com –  Pusat Rusia untuk rekonsiliasi Suriah menyatakan bahwa gelombang pertama militan oposisi Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) dalam jumlah besar telah berbalik bergabung dengan pemerintah Suriah di kawasan de-eskalasi di bagian selatan negara ini.

Pusat Rusia untuk rekonsiliasi Suriah dalam statemennya yang dirilis Jumat (22/6/2018) menyatakan, “Setelah terjadi perundingan wakil Pusat Rusia untuk rekonsiliasi Suriah dan pemerintah Suriah dengan kelompok bersenjata FSA di kawasan de-eskalasi di selatan pada 22 Juni lalu, komandan kelompok besar Tajammu’ Alwiyah al-Omari, Wajdi Abu Thulaith, mengumumkan keberalihan kepada pemerintah Suriah.”

Statemen ini menyebutkan bahwa Wajdi Abu Thulaith mengumumkan penyerahan kekuasaan atas distrik Dama, al-Shayah, dan bagian dari desa Jadal kepada pasukan pemerintah Suriah. Dia juga menegaskan bahwa kelompok ini akan membantu tentara Suriah memerangi kelompok teroris Jabhat al-Nusra dan ISIS di Suriah selatan.

Pusat Rusia untuk rekonsiliasi Suriah juga menyebutkan bahwa pasukan pemerintah Suriah telah memasuki distrik Dama dan al-Shiyah, Jumat.(mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*