فرار مرتزقة السعودية بعد هزيمة منكرة في قاعدة العند+تفاصيلSanaa, LiputanIslam.com – Sumber militer Yaman Selasa (4/8) menyatakan bahwa “orang-orang bayaran” Arab Saudi terpaksa mundur setelah menderita “kekalahan telak” dalam pertempuran sengit dengan militer dan pasukan komite-komite rakyat Yaman ketika mereka berusaha merebut pangkalan udara al-Anad di provinsi Lahij.

Sumber itu juga mengatakan kepada Alalam bahwa pasukan gabungan Yaman berhasil menghancurkan banyak tank dan peralatan tempur pasukan pro-Saudi yang melancarkan serangan untuk menguasai pangkalan al-Anad yang terletak di 60 km utara kota Aden, Yaman selatan.

“Kawanan bersenjata itu juga menderita banyak kerugian jiwa dan perlengkapan perang,” katanya.

Menurutnya, mayat kawanan bersenjata bertebaran di lokasi pertempuran, dan tak sedikit di antara mereka adalah warga negara asing, termasuk Bangladesh dan Sinegal, yang menjadi anggota al-Qaeda atau orang-orang bayaran Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, seiring dengan masuknya pasukan asing dan perlengkapan militer Saudi ke Yaman, media Saudi menebar berita bahwa milisi pro-Saudi berhasil menguasai pangkalan udara al-Anad. Namun belakangan diketahui bahwa laporan itu ternyata tidak benar.

Sejak Maret lalu Yaman menjadi sasaran serangan udara pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi dengan dalih membela pemerintahan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat yang digerakkan oleh Ansarullah.

Sejauh ini serangan koalisi itu telah membunuh lebih dari 4000 orang, melukai ribuan lainnya, memaksa ratusan ribu orang mengungsi serta menghancurkan banyak fasilitas umum dan swasta di berbagai penjuru Yaman, termasuk masjid-masjid, gedung-gedung sekolah dan situs-situs sejarah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL