qatar-dan-mesirKairo, LiputanIslam.com –  Kemlu Mesir, Minggu (27/11/2016), membantah rumor bahwa negara ini telah mengirim pasukannya ke Suriah.

Jubir Kemlu Mesir Ahmad Aboul Gheit menegaskan bahwa negaranya tidak akan mencampuri urusan internal negara lain, termasuk Suriah.

“Rumor itu tak ada wujudnya di luar, sebagian orang sengaja ingin menebar rumor yang tujuannya jelas bagi semua orang,” katanya.

Koran Lebanon al-Safir beberapa waktu lalu memuat berita bahwa sejak 12 November lalu sekelompok tentara Mesir yang terdiri atas 18 pilot telah dikirim ke Suriah dan ditempat di pangkalan udara Hmeimim.

Aboul Gheit menjelaskan bahwa penugasan tentara Mesir ke luar negeri hanya bisa dilakukan sesuai dengan semua persyaratan yang berlaku dalam undang-undang dan harus dipublikasikan, bukan  dirahasiakan di depan rakyat.

Sementara itu, Menlu Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jasim al-Thani dalam wawancara dengan Reuters Sabtu lalu menegaskan negaranya akan terus menyokong para pemberontak Suriah meskipun presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyudahi peranan AS selama ini di Suriah.

Dia mengatakan bahwa negara kaya Qatar tidak akan menelantarkan oposisi Suriah, dan akan mempersenjatai mereka dengan roket panggul untuk melawan tentara Suriah dan Rusia.

Bersama Turki, Arab Saudi dan beberapa negara Arab lain, Qatar termasuk negara yang getol mendukung pemberontakan di Suriah yang menimbulkan fenomena terorisme berskala dunia.

“Dukungan ini akan terus berlanjut, tidak akan kami hentikan. Kalaupun Aleppo jatuh (ke tangan tentara Suriah dan sekutunya), kami tidak lantas mengabaikan aspirasi rakyat Suriah,” katanya. (mm/alalam/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL