Intifada3 Nablus, LiputanIslam.com –Dua pemuda Palestina gugur ditembak pasukan Zionis Israel di utara Ramallah, Tepi Barat, Rabu pagi (2/3).

Pihak militer Israel menyatakan dua pemuda Palestina itu ditembak mati oleh pasukan Zionis setelah menyusup ke sebuah permukiman Zionis dan melukai seorang warga setempat.

“Dua penyerang telah memasuki komunitas Eli, utara Nablus. Mereka menyerang seorang pria di luar rumahnya… Pasukanpun datang, (dan) menembak para penyerang hingga menyebabkan mereka tewas,” ungkap militer Israel dalam sebuah statemennya, seperti dilansir AFP.

Warga Israel yang diserang dengan senjata tajam, Ray Harel, mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit.

Polisi Palestina menyatakan dua pemuda Palestina itu adalah Labib Azzam dan Mohammed Zaghlwan yang sama-sama berusia 18 tahun dan berasal dari desa Qaryut dekat permukiman Zionis tersebut.

Seperti diketahui, sejak Oktober 2015 rakyat Palestina bangkit melawan Israel dalam sebuah gerakan yang disebut Intifada al-Quds. Mereka bangkit terutama dipicu oleh upaya kaum Zionis menguasai Masjid al-Aqsa melalui modus pembagian lokasi dan jam kunjung di tanah suci ini antara umat Islam dan umat Yahudi.

Sejak terjadi intifada ini, tercatat sedikitnya 186 orang Palestina dan 28 warga Israel terbunuh. Selain itu tiga orang lain yang masing-masing berkewarganegaraan Amerika Serikat, Sudan dan Eritria juga tewas.

Menurut pihak Israel, ratusan korban di pihak Palestina sebagian besar dibunuh oleh pasukan Israel ketika berusaha menyerang kaum Zionis, termasuk dengan menggunakan senjata tajam, senjata api  atau dengan menabrakkan mobil, sedangkan yang lain tertembak mati dalam peristiwa bentrokan atau unjuk rasa anti Israel. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL