Israel's Finance Minister Steinitz gestures during a news conference in JerusalemTelAviv, LiputanIslam.com – Menteri Intelijen, Hubungan Internasional dan Urusan Strategi Israel Yuval Steinitz menyatakan bahwa membiarkan Palestina menjadi negara merdeka tak ubahnya dengan bunuh diri kaum Zionis secara massal.

Hal itu dia kemukakan dalam statemennya yang dirilis Selasa (16/12) mengenai upaya pihak Palestina untuk mendapat pengakuan sebagai negara merdeka, dan keharusan Tel Aviv memberikan tanggapan yang semestinya atas upaya itu.

“Permohonan para pejabat Palestina untuk mendirikan sebuah pemerintahan di seluruh wilayah Tepi Barat menyerupai permohonan kepada orang-orang Israel supaya melakukan bunuh diri secara massal,” kata Steinitz, sebagaimana dikutip koran Israel Haaretz.

Menurutnya, jika Palestina menjadi negara merdeka maka para pejuang Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas akan dapat menjejakkan kakinya ke Baitul Maqdis (Jerussalem) yang dipromosikan kaum Zionis sebagai ibu kota Israel.

Pihak Palestina beberapa waktu lalu telah mengajukan draf permohonannya kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) supaya Palestina diakui sebagai negara merdeka. Jika permohonan ini disahkan maka PBB akan “meminta” Israel supaya menarik pasukannya ke belakang perbatasan tahun 1967.

Perwakilan Amerika Serikat (AS) di PBB gencar berusaha supaya voting pengesahan draf ini ditangguhkan hingga awal-awal tahun 2015, sementara pihak Palestina bersikukuh supaya draf ini divoting secepatnya.

Sementara itu, berbagai sumber berita Arab melaporkan bahwa AS akan memveto resolusi usulan Palestina. Seorang pejabat Palestina mengatakan bahwa niat AS itu sudah dikemukakan Menteri Luar Negeri AS John Kerry kepada pihak Palestina.

Rencananya, hari ini, Rabu (17/12) Palestina akan mengajukan draf resolusi kepada Dewan Keamanan PBB supaya menetapkan jangka waktu paling lambat dua tahun bagi Israel untuk mengakhiri pendudukannya terhadap wilayah Palestina tahun 1967, termasuk kota Baitul Maqdis Timur. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL