NewYork, LiputanIslam.com –   Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir menyatakan tak ada alasan untuk membenarkan berlanjutnya konflik Arab dengan Rezim Zionis Israel, terlebih setelah ada kesepakatan internasional untuk “solusi dua negara” yang mengharuskan berdirinya negara merdeka Palestina di sisi Israel.

Seperti dilansir al-Alam, Sabtu (23/9/2017), al-Jubeir dalam pidato di sidang Majelis Umum PBB mengatakan, “Konflik Arab-Israel merupakan konflik terbesar yang dialami kawasan (Timteng) dewasa ini. Kami memandang tidak ada alasan untuk berlanjutnya konflik ini, terutama setelah ada kesepakatan internasional mengenai penyelesaian berdasarkan solusi dua negara serta bersandar pada keputusan keabsahan negara (Palestina) dan prakarsa damai Arab hingga mencapai pendirian negara Palestina di perbatasan tahun 1967 dengan ibu kota al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) Timur.”

Dia menambahkan, “Kami berpendapat bahwa kehendak internasional tentang ini merupakan cerminan prinsip penyelesaian menuju realitas yang kongkret.”

Mengenai krisis Qatar dia mengatakan, “Empat negara (Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir) meminta Qatar konsisten pada prinsip-prinsip undang-undang internasional mengenai pemberantasan terorisme… Dukungan Doha kepada teroris ikut berperan dalam pengacauan keamanan kawasan.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL