Dubai, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir kembali menunjukkan kebenciannya terhadap Iran dengan menyebut negeri mullah ini sebagai negara yang paling getol menyokong terorisme di Timteng.

“Iran adalah pendukung terbesar terorisme di kawasan Timteng,” tulis al-Jubeir di halaman Twitter-nya.

Al-Jubeir mencoba memutar balik fakta yang sudah diakui dunia bahwa semua kelompok teroris menganut Wahabisme, faham radikal yang juga dianut oleh rezim Arab Saudi.

Sembari mengabaikan fakta kekuatan militer Iran yang tangguh dan terus berkembang serta tidak adanya tempat bagi faham ekstrim Wahabisme  di negara ini, demikian pula fakta bahwa semua kelompok teroris sangat membenci Iran, dalam upaya distorsi itu al-Jubeir menyoal mengapa Iran tidak pernah terkena serangan kawanan teroris.

“Kekuatan Iran terbatas, dan sedang terjadi pergesekan di Iran mengenai arah mana yang akan diambil oleh negara ini…  Yang mengundang perhatian ialah hampir semua negara terkena serangan al-Qaeda dan ISIS, kecuali Iran. Mengapa?” tulisnya.

Lebih lanjut dia menyoal program nuklir Iran yang, menurutnya, meresahkan semua orang.

“Apa yang akan terjadi dengan kemampuan Iran memperkaya uranium setelah 10-12 tahun nanti? Apakah orang dapat percaya rezim Iran tidak akan berusaha meraih senjata nuklir? Saya tidak yakin bahwa mereka percaya,” soalnya. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL