Doha, LiputanIslam.com – Menlu Qatar Mohammed Bin Abdulrahman Al-Thani menilai apa yang terjadi pada negaranya sekarang terulang dalam bentuk lain pada Lebanon, dan menyebutkan bahwa krisis demi krisis terjadi akibat “pola pemimpin yang sembrono” di kawasan Timteng.

“Apa yang terjadi pada Qatar sekarang terjadi dengan cara lain di Lebanon… Ada krisis-krisis yang mulai keluar dari kendali akibat pola pemimpin yang sembrono di kawasan,” katanya, seperti dikutip saluran berita Al Jazeera, Jumat malam (17/11/2017).

Dia menambahkan, “Ada upaya-upaya untuk berdominasi atas negara-negara kecil di kawasan untuk memaksa mereka menyerah. Uni Emirat Arab dan Saudi hendaknya mengetahui bahwa ada undang-undang internasional yang harus dihormati.”

Sebelumnya, Emir Qatar Tamim Bin Hamad Al-Thani telah berbicara mengenai krisis Teluk dalam pidato pembukaan periode ke-46 Dewan Permusyawaratan Qatar Selasa lalu. Saat itu Tamim mengatakan, “Negara ini mengalami blokade zalim yang meluruhkan semua norma dan tradisi, tapi kita menempuh kebijakan menahan diri, moderat dalam bereaksi, dan melampaui konflik dan arogansi.”

Selain itu, dalam wawancara dengan TV Turki TRT Menlu Qatar mengatakan bahwa masalah Lebanon sangat sensitif karena masyarakatnya heterogen sehingga tidak seharusnya ada campurtangan dalam urusan internal Lebanon. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL