Brussel, LiputanIslam.com –  Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan bahwa masyarakat internasional akan berusaha mengatasi segala tindakan yang dapat merugikan perjanjian nuklir Iran dengan negara-negara besar dunia yang dinamai  “Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).”

Dalam kesempatan sebelum meninggalkan Brussel, ibu kota Belgia, Kamis (11/1/2018), dia menekankan bahwa komitmen Iran kepada JCPOA menuntut komitmen yang sama dari semua pihak, termasuk Amerika Serikat (AS), untuk menerapkannya.

Mengenai hasil pertemuan dengan para sejawatnya dari Eropa dan Perwakilan Tinggi Urusan Luar Negeri Uni Eropa (UE), Federica Mogherini, di Brussel, mengenai JCPOA Zarif mengatakan bahwa apa yang terlihat jelas dalam pembicaraan pada Rabu dan Kamis (10-11/1/2018) ialah kesepakatan masyarakat internasional menolak segala tindakan yang merugikan JCPOA dan karena itu mereka akan mencegah tindakan demikian.

“Mereka akan fokus pada upaya menjamin bangsa Iran memanfaatkan semua manfaat perjanjian nuklir ini, dan UE bahkan berjanji melipatkan gandakan upayanya untuk (penetapan) tenggat waktu di mana AS harus konsisten pada perjanjian nuklir, terutama setelah AS menunda pencabutan sanksi terhadap Iran yang ditetapkan dalam perjanjian nuklir guna menjamin pemanfaatannya oleh bangsa Iran untuk kepentingan ekonomi,” papar Zarif.

Menurutnya, dalam pertemuan itu telah bahas beberapa mekanisme terutama berkenaan dengan pencabutan sanksi-sanksi perbankan, dan dalam jumpas pers para menlu Perancis, Jerman, dan Inggris serta Mogherini juga telah ditegaskan bahwa Badan Energi Nuklir Internasional (IAEA) telah berulang kali mengkonfirmasi konsistensi Iran kepada JCPOA dan bahwa Iran berhak memanikmati semua manfaat perjanjian ini.

“Pada gilirannya, kamipun menegaskan bahwa konsistensi Iran pada perjanjian nuklir mengharuskan konsistensi semua pihak, termasuk Amerika, kepada perjanjian ini dan penerapannya, sebagaimana UE, selain memberikan dukungan secara terbuka pada perjanjian ini, juga menyatakan akan mengoptimalkan tindakan-tindakan kongkretnya agar bangsa Iran dapat memanfaatkan perjanjian nuklir,” terangnya.

Menlu Iran mengatakan bahwa pertemuan itu telah menghasilkan satu pesan antusias yang sama, namun masih harus ditunggu hasilnya.

“Kami telah berulangkali menyatakan bahwa Iran telah membuktikan konsistensinya kepada perjanjian internasional, tapi di saat yang sama juga telah membuktikan kepemilikannya atas berbagai opsi, dan bahwa opsi-opsi ini tentu menunjang kemaslahatan bangsa Iran,” pungkasnya.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*