Iraqi Foreign Minister Zebari meets with EU Foreign Policy Chief Ashton in BaghdadBaghdad, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Irak Hoshyar Zebari mengatakan tidak tertutup kemungkinan pemerintah Irak akan meminta bantuan secara resmi kepada Iran dalam memerangi kelompok teroris yang menamakan dirinya Daulat Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Menurut laporan Reuters yang dikutip Press TV, dalam jumpa pers di sela-sela sidang ke-41 Dewan Menlu Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (19/6/2014) dia mengatakan “segala sesuatu bersifat mungkin” berkenaan dengan bantuan Iran kepada Irak dalam perang melawan teroris.

Sebelumnya, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bangsa Irak memiliki kemampuan menanggulangi teroris dan para pendukungnya, namun di saat yang sama Iran juga siap melindungi tempat-tempat suci di Irak.

“Kelompok-kelompok teroris dan para pendukungnya, baik di kawasan maupun di seluruh dunia, tidak cocok untuk penduduk Muslim dari negeri ini (Irak) dan mereka (Irak) akan mengusir kelompok-kelompok itu, insya Allah,” ujar Rouhani Rabu lalu (18/6/2014).

Dia lantas menegaskan bahwa “semua kekuatan adidaya, tentara bayaran dan teroris harus mengerti bahwa bangsa Iran yang besar tidak akan kendur membela tempat-tempat suci Syiah di Karbala, Najaf, Kazimiya dan Samarra” apabila tempat-tempat suci itu terancam bahaya teroris.

Seperti diketahui, situasi keamanan di Irak genting menyusul serbuan militan ISISI secara besar-besaran ke kota Mosul, provinsi Ninawa, 10 Juni lalu. Kota ini bersama seluruh wilayah provinsi itu sempat jatuh sepenuhnya selama beberapa hari ke tangan ISIS. Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mengumumkan status siaga penuh, ratusan ribu penduduk terpaksa mengungsi, para ulama dari semua mazhab menyerukan fatwa jihad melawan ISIS, dan tentara Irak bersama ribuan relawanpun bangkit untuk menumpas ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL