Manama, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifah menyebut Suriah sebagai pemain kunci di kancah politik Timteng, dan menegaskan bahwa pemerintah Manama menyokong Suriah dalam perjuangan melindungi kedaulatan dan integritas teritorialnya terhadap segala tindakan agresi.

Hal tersebut dinyatakan Al Khalifah, di halaman Twitter resminya yang bertanggal 28 Desember 2018.

“Suriah adalah negara Arab utama di kawasan. Kami tidak memutuskan hubungan dengan Suriah betapapun sulit situasinya. Kami mendukung upayanya melindungi kedaulatan dan integritasnya dari segala bentuk pelanggaran.  Kami bersamanya dalam upaya memulihkan stabilitas di seluruh wilayahnya, mewujudkan keamanan, dan membawa kesejahteraan bagi bangsanya yang merupakan saudara kami,” tulis Al Khalifa.

Kementerian Luar Negeri Bahrain dalam sebuah pernyataan Jumat lalu mengumumkan bahwa pekerjaan di Kedutaan Besar Bahrain untuk Suriah sedang berlangsung, sementara Kedutaan Besar Suriah untuk Bahrain sedang menjalankan tugasnya, dan penerbangan yang menghubungkan kedua negara bersifat operasional tanpa gangguan.

Kamis lalu Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi membuka kembali kedutaan besarnya untuk Suriah di Damaskus.

Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA menyatakan bahwa pembukaan kembali kedutaannya untuk Suriah “menegaskan kembali kepastian UEA untuk memulihkan hubungan antara kedua negara sahabat itu ke jalurnya yang normal.” (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*