Manama, LiputanIslam.com –  Menlu Bahrain Khalid bin Ahmed Al-Khalifa menyatakan bahwa masalah utama di Timteng adalah ancaman dan bahaya “jelas dan nyata” Iran, sedangkan isu Palestina adalah masalah sampingan sehingga percuma banyak pihak semisal Iran dan Turki membangkitkan perselisihan dengan AS.

Hal ini dia ungkapkan melalui halaman Twitternya dengan menuliskan: “Tidaklah berguna membangkitkan pertengkaran dengan Amerika Serikat mengenai isu-isu sampingan, sementara kita bersama-sama melawan ancaman yang jelas dan nyata dari teo-fasis Republik Islam (Iran).”

Jubir Kemlu Iran Bahram Qassemi menyayangkan pernyataan ini dengan mengingatkan bahwa Bahrain telah menganggap luka Dunia Islam selama 70 tahun sebagai masalah sekunder.

Baca: Iran Prihatin Negara Arab yang Sebut al-Quds Sebagai Masalah Sekunder

(mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*