Doha, LiputanIslam.com –   Yordania dan Qatar mengumumkan pemulihan hubungan diplomatik sepenuhnya dengan menunjuk duta besar masing-masing, dua tahun setelah Amman menurunkan taraf hubungannya dengan Doha akibat tekanan blok yang dipimpin oleh Arab Saudi.

Pada Juni 2017, Yordania memanggil duta besarnya untuk Qatar yang berpihak pada poros regional Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain, yang memberlakukan blokade darat, laut, dan udara terhadap Qatar.

Baca: Arab-Israel Semakin Akrab, Menlu Israel Kunjungi Abu Dhabi

Awal pekan ini, Qatar menunjuk Sheikh Saud bin Nasser Al Thani, anggota keluarga kerajaan, sebagai duta besarnya untuk Yordania.

Baca: UEA Mengurangi Jumlah Pasukannya di Yaman dengan Dalih Strategi

Di pihak lain, pemerintah Yordania menunjuk diplomat berpangkat tinggi Zaid Al Louzi sebagai duta besarnya untuk Qatar. Al Louzi, yang ayahnya adalah anggota parlemen Yordania, adalah pejabat tertinggi kedua di kementerian luar negeri.

Menyusul krisis ekonomi dan keresahan rakyat Yordania pada Juni 2018, Qatar meluncurkan paket bantuan ekonomi ke Yordania senilai $ 500 juta dan menawarkan 10.000 pekerjaan bagi warga negara Yordania untuk bekerja di Qatar. Qatar menjadi tuan rumah bagi puluhan ribu pekerja Yordania. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*