Sanaa, LiputanIslam.com – Menhan Yaman Mayjen Mohammad Nasser al-Atifi, Kamis (5/7/2018), melontarkan peringatan keras disertai janji akan adanya serangan yang mengejutkan pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.

Dia menegaskan bahwa Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan para sekutu keduanya tidak dapat melanjutkan arogansi dan kesewenang-wenangannya terhadap Yaman, karena “Yaman akan tetap solid dalam kemerdekaan, kehendak, kehormatan, dan kemerdekaannya dengan segala resiko pengorbanannya.”

Nasser al-Atifi memastikan bahwa daerah pesisir Yaman telah menjadi kuburan bagi pasukan agresor, dan peristiwa ini akan tercatat dengan sangat cemerlang dalam lembaran sejarah Yaman.

“Kami telah berulangkali mengingatkan agar mereka tidak congkak dan sombong terhadap bangsa kami dan menumpahkan darah anak-anak bangsa kami, termasuk perempuan dan anak kecil, yang tak berdosa. Dengan menyerang Yaman maka kalian (koalisi pimpinan Saudi) telah melayani kekuatan-kekuatan imperialis, terlebih Amerika Serikat dan Israel,” tegasnya.

Dia kemudian menyatakan masih banyak kejutan bagi musuh Yaman, dan mengatakan bahwa perang yang telah berkepanjangan ini justru mengobarkan semangat bangsa Yaman untuk meraih kemenangan, dan musuhnya tak dapat mempengaruhi inovasi-inovasi baru yang terus dilakukan oleh bangsa Yaman.

Sementara itu, pasukan koalisi Arab mengakui bahwa markas komando pusat al-Buraiqa di kota Aden, Yaman selatan, telah mendapat serangan roket dari pesawat nirawak Yaman.

Sumber-sumber Yaman menyatakan bahwa nirawak itu telah melepaskan dua roket ke markas tersebut hingga menjatuhkan beberapa orang tewas dan luka.

Jubir militer Yaman Aziz Rashid mengatakan bahwa serangan itu merupakan satu peristiwa tersendiri yang menunjukkan bahwa adanya perubahan signifikan pada perimbangan militer dalam perang Yaman serta merupakan satu perkembangan yang semakin mengandaskan ambisi pihak lawan. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*