saudi dan UEARiyadh, LiputanIslam.com – Aktivis medsos kondang Arab Saudi kembali mengungkap rahasia di balik gerak-gerik para petinggi Riyadh. Kali ini, aktivis pengguna akun Twitter @mujtahidd yang memiliki jutaan follower ini menyebutkan bahwa kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Saudi Mohammad bin Salman ke Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA) tak lain bertujuan menjalin kesefahaman dengan UEA mengenai dua persoalan krusial yang membuat agenda Saudi di Yaman berada di ujung tanduk.

“Mohammad bin Salman berkunjung ke UEA untuk mencegah problema besar antara Saudi dan UEA dan menjalin kesefahaman langsung dengan Mohammad bin Zayed al-Nahyan (Putera Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Angkatan Bersenjata UEA) mengenai dua tema penting yang nyaris memusnahkan agenda Saudi di Yaman,” tulisnya, sebagaimana dilansir al-Ahed, Rabu (14/4),

Mujtahidd menjelaskan bahwa problema pertama ialah kebersikukuhan UEA untuk menarik keluar semua perlengkapan logistik dan persenjataannya dari Yaman karena tidak ingin semua itu jatuh ke tangan kelompok-kelompok bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Saudi.

Sedangkan problema kedua ialah tindakan Abu Dhabi menjadi tuan rumah secara terbuka bagi perundingan kelompok-kelompok separatis selatan Yaman tanpa pemberitahuan kepada Mohammad bin Salman, apalagi mereka sampai sempat berfoto bersama dengan para pejabat UEA.

Seperti diketahui, gerakan Ansarullah (Houthi) diperangi oleh Saudi dan sekutunya sejak Maret 2015 sampai sekarang karena telah menggerakkan revolusi rakyat yang berujung tersingkirnya Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi yang bersekutu dengan Saudi.

Namun demikian, kelompok-kelompok Yaman yang anti Ansarullah (Houthi) yang dibantu pasukan sekutu pimpinan Saudi terbelah menjadi kubu pro-Saudi dan kubu pro-UEA yang masing-masing memiliki tokoh-tokoh yang diandalkan untuk menjadi pemegang kekuasaan di Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL