KuwaitCity, LiputanIslam.com –   Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami telah mengadakan percakapan telefon dengan sejawatnya dari Kuwait, Nasir Sabah Al-Ahmad Al-Sabah, untuk membahas mekanisme penguatan hubungan bilateral.

Kantor berita Kuwait, KUNA, Selasa (6/8/2019), melaporkan bahwa Al-Sabah telah menerima panggilan telefon sejawatnya dari “negara sahabat, Republik Islam Iran.”

Menurut KUNA, dalam percakapan ini keduanya saling mengungkapkan hasrat masing-masing untuk penguatan dan pengembangan hubungan bilateral.

Baca: Iran Pamerkan Tiga Jenis Bom Pintar dan Canggih Baru Buatannya

Disebutkan pula bahwa Hatami telah secara resmi mengundang Al-Sabah untuk berkunjung ke Teheran, ibu kota Iran, dan al-Sabahpun berterima kasih atas kontak telefon ini dan undangan tersebut.

Baca: Rouhani: Perang Terhadap Iran Adalah Induk Segala Perang

Hubungan antara Iran dan Kuwait masih terpelihara dengan baik meskipun kawasan Teluk Persia dilanda gejolak permusuhan antara Iran dan AS dan walaupun negara-negara Arab Teluk lainnya, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, menuduh Iran berada di balik serangan terhadap kapal-kapal dan fasilitas minyak di kawasan ini.

Iran sendiri membantah keras tuduhan itu dan balik menawarkan kepada negara-negara Arab Teluk tersebut penandatanganan pakta non-agresi. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*