Irak's Victory

Irak’s Victory

Baghdad, LiputanIslam.com –  Menteri Pertahanan Irak Khaled al-Obaidi menyatakan kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah terkepung dan berada dalam kondisi sekarat di kota Fallujah, provinsi Anbar, Irak barat.

“ISIS sedang menghirup nafas-nafas terakhirnya setelah terkepung di kota Fallujah, dan angkatan bersenjata Irak telah memperkuat posisi-posisinya untuk mengendalikan perang dan mencegah serangan balik ISIS dalam bentuk apapun. Nafas ISIS sudah tersengal-sengal setelah terkepung di Fallujah, dan pasukan Irak telah membinasakan 200 anggota ISIS,” ungkapnya kepada wartawan, seperti dilansir al-Sumaria News, Rabu (1/6).

Dia menambahkan bahwa dalam dua hari terakhir pasukan Irak berhasil menguasai sepenuhnya kawasan Hit dan Kabisah di bagian barat provinsi Anbar.

Juru bicara pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) Steve Warren kepada CNN mengatakan kondisi pasukan Irak lebih baik daripada tahun lalu.

“Hingga tahun lalu di sini, Irak, keganasan para teroris ISIS merambah gerbang-gerbang kota. Baghdad saat itu sebenarnya terancam langsung oleh serangan binatang-binatang yang kita sebut ISIS itu, tapi sekarang mereka dapat kita usir keluar,” katanya.

Kepala Komando Pusat AS Joseph Votel mengatakan, “Kita realitis, berusaha dengan cerdik memukul mundur ISIS dan meningkatkan kemajuan.”
Operasi pembebasan Fallujah dimulai pada tanggal 3 Mei lalu dengan instruksi Perdana Menteri Irak Haider Abadi. Operasi ini melibatkan pasukan militer, kepolisian, relawan al-Hasdh al-Shaabi dan pasukan adat.

Fallujah yang berjarak 69 km dari Baghdad adalah kota pertama Irak yang diduduki ISIS pada musim dingin 2014, dan sampai sekarang Fallujah menjadi salah satu markas utama pasukan teroris ISIS yang tersisa di Irak.

Sejauh ini, operasi pembebasan Fallujah telah berhasil membebaskan banyak kawasan di sekitar Fallujah, termasuk kota al-Karmah di sebelah timur Fallujah.

Pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi menyatakan Fallujah sebenarnya bisa dibebaskan dalam hitungan hari seandainya ISIS tidak menggunakan warga sipil sebagai perisai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL