menhan irak khaled obeidiBaghdad, LiputanIslam.com – Menteri Pertahanan Irak Khaled al-Obeidi menegaskan bahwa perang pembebasan kota Mosul, ibu kota provinsi Ninawa, Irak utara, akan terjadi dalam waktu dekat dan akan “teramat sengit bagi musuh”.

“Beberapa hari ke depan akan terjadi pertempuran untuk pembebasan kawasan Irak yang masih dikuasai ISIS. Perang pembebasan Ninawa akan terjadi dalam waktu yang lebih dekat dari yang diperkirakan, dan akan menjadi yang tersengit. Karena itu pasukan Irak harus sepenuhnya siap,” katanya dalam peringatan hari jadi ke-95 Angkatan Bersenjata Irak, sebagaimana dilansir DPA, Rabu (6/1).

Dia menjelaskan bahwa pasukan Irak sedang menempuh tahap yang sulit namun sudah berada di jalur yang benar, dan perang pembebasan Tikrit, Baiji dan Ramadi telah “merangkai narasi perjuangan dan heroisme yang istimewa.”

“Kita akan terus menggempur kerusakan dan para perusak,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Mosul diduduki oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sejak 10 Juni 2014. Setelah beberapa kota dan wilayah penting lain berhasil dibebaskan oleh pasukan Irak, Mosul kini menjadi terminal terakhir bagi riwayat eksistensi ISIS di Negeri 1001 Malam.

Serangan pasukan dan relawan Irak Selasa kemarin (5/1) berhasil menghabisi ratusan teroris ISIS, termasuk orang yang disebut-sebut sebagai menteri perang kelompok yang berkhayal akan memiliki negara kekhalifahan dengan wajah yang bengis di muka bumi ini. (Baca: Diserang Jet Tempur Irak, Menteri Perang ISIS Tewas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL