menghan irak Khaled-al-ObeidiBaghdad, LiputanIslam.com – Menteri Pertahanan Irak Khaled Obeidi menyatakan Amerika Serikat tidak perlu campurtangan dalam upaya pembebasan kota Mosul, provinsi Neneveh, dari cengkraman kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Pasukan Irak sendiri yang akan membebaskan kota Mosul,” tegas Obeidi, sebagaimana dilansir kantor berita Wa’, Irak.

Dia menambahkan, “Operasi pembebasan Mosul dari tangan para teroris ISIS akan dilakukan oleh pasukan Irak sendiri, dan kami sendiri yang akan membersihkan (dari keberadaan teroris) Mosul dan berbagai wilayah lainnya.”

Menurutnya, bantuan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) hanya sebatas nasihat militer.

“Kami menolak rancangan AS untuk pembersihan Mosul ataupun kawasan lain,” katanya.

Sementara itu, Wakil Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Irak Nikolai Mladenov mengatakan strategi pemerintahan baru Irak mempersenjatai Kurdi dan kelompok-kelompok suku lokal dalam perang melawan ISIS mulai membuahkan hasil.

“Strategi ini mulai membuahkan hasil, dan penduduk mulai kembali ke kampung halaman mereka,” kata Mladenov di depan Dewan Keamanan PBB.

Dia menambahkan bahwa pembunuhan massal yang dilakukan ISIS terhadap 322 warga suku Albu Nimr di provinsi Anbar, Irak barat, telah mendorong kelompok-kelompok suku lain untuk beraliansi dengan pemerintah dalam perang melawan ISIS.

Mladenov berharap kelompok-kelompok suku lain yang selama ini masih enggan berdialog dengan Baghdad supaya berusaha mengatasi perselisihan dan bergabung dalam perang anti terorisme yang dilancarkan pemerintah Irak.

Pekan lalu pasukan Irak kembali mencetak prestasi besar dengan menguasai penuh kota dan kilang minyak Baiji, provinsi Salahudin, dari tangan ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL