Sanaa, LiputanIslam.com –  Jutaan warga Yaman dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat mengenaskan di mana mereka hanya sekali menyantap makanan setiap dua hari.  Demikian diungkap oleh Koordinator PBB Urusan Kemanusiaan di Yaman, Lise Grande, di laman PBB, Kamis (2/8/2018).

“8.4 juta warga Yaman tidak tahu dari mana selanjutnya mereka akan mendapatkan makanan lagi, dan kebanyakan mereka hanya makan satu kali setiap dua hari…  Dan tidak tersedia pula (makanan) untuk banyak tawanan Yaman kecuali 1-2 porsi makan per minggu,” katanya.

Dia menyebutkan dampak serangan udara Saudi terhadap sistem pengairan dan sanitasi di provinsi Hudaydah di bagian barat Yaman, dan di provinsi ini juga terdapat warga yang terjangkit penyakit kolera. Kemiskinan dan kelaparan mengancam 19 juta penduduk Yaman bersamaan dengan berlanjutnya agresi dan blokade Saudi, krisis bahan makanan, dan kebungkaman lembaga-lembaga internasional.

Menurutnya, di setiap tempat ada penduduk yang mencari-cari makanan, sebanyak 19 juta jiwa terancam kelaparan, dan pada setiap 10 menit terdapat anak mati akibat krisis makanan sehingga semua ini menjadi tragedi kemanusiaan terbesar di Yaman.

Krisis kemanusian memburuk akibat agresi dan blokade pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi. Sebanyak 7 juta orang menanti kematian dan sangat memerlukan bantuan bahan makanan sesegera mungkin. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*