Riyadh, LiputanIslam.com – Mendagri Arab Saudi Pangeran Abdulaziz Bin Saud Bin Nayef menginstruksikan pemeriksaan barang yang dibawa oleh para pangeran dan menteri tanpa ada pengecualian di bandara, pelabuhan dan pintu keluar masuk perbatasan lainnya.

Kemendagri Saudi dalam statemennya yang dirilis Selasa (14/11/2017) menyatakan bahwa Pangeran Abdulaziz telah memberikan beberapa pengerahan mengenai paspor serta memerintahkan supaya tidak ada pengecualian dalam pemeriksaan semua barang yang orang yang keluar dan masuk Arab Saudi.

Statemen ini menyebutkan bahwa pengarahan ini bertujuan “menerapkan pemeriksaan kepada semua pangeran dan para pendamping mereka  serta menteri dan para pejabat senior lain tanpa ada pengecualian.”

Ditegaskan pula bahwa pemeriksaan dilakukan pada semua tas koper maupun tas jinjing di semua pintu masuk dan keluar udara, darat, dan laut dengan segala jenis alat transportasi, termasuk pesawat kerajaan dan pesawat khusus, dan siapapun tidak boleh diperkenankan masuk atau keluar sebelum semua prosesnya dijalani sendiri oleh para pemilik paspor khusus diplomatik maupun umum.

Instruksi diturunkan beberapa hari setelah ada pengumuman penahanan terhadap sekira 200-an orang yang terdiri atas para pangeran, menteri dan pejabat senior lain, mantan pejabat, pengusaha, dan anggota keluarga kerajaan, termasuk miliarder Saudi Pangeran Waleed Bin Talal dan Mantan Menteri Garda Nasional Pangeran Mutaab Bin Abdullah.

Mereka ditangkap dan ditahan dengan dakwaan terlibat praktik korupsi berupa pencucian uang, rasuah, pemerasan, dan penyalah gunaan jabatan publik untuk kepentingan pribadi. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL