turki erdoganIstanbul, LiputanIslam.com – Beberapa kelompok pemberontak dan teroris di Suriah menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas kemenangan partainya dalam pemilu.

Sebagaimana diberitakan IRNA, tak kurang dari 20 keloompok oposisi dan teroris di Suriah, termasuk Ahrar al-Sham dan Jaish al-Islam, merilis statemen berisikan ucapan selamat kepada Erdogan dan para tokoh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) lainnya atas kemenangan partai ini dalam pemilu Turki. Dalam pesan terpisah,

Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) juga menyampaikan ucapan selamat kepada Erdogan.
Kelompok-kelompok oposisi Suriah dalam statemen bersama mereka menyebut pemerintah Turki berperan besar dalam mendukung perjuangan “rakyat Suriah”.

“Kami sangat mengharapkan hubungan yang baik dan bersaudara dengan pemerintah Turki pasca tergulingnya Bashar al-Assad (Presiden Suriah) nanti,” ungkap mereka.

Menurut hasil hitungan informal terakhir, dalam pemilu sela yang berlangsung Minggu (1/11) AKP merebut hampir separuh suara dan meraih 316 kursi di parlemen yang jumlah total anggotanya 550 orang. Dengan perolehan itu, AKP dapat membentuk pemerintahan satu partai, namun tidak dapat memuluskan obsesi Erdogan untuk mengamandemen konstitusi dan mengubah sistem parlementer menjadi sistem presidentil, karena untuk itu diperlukan suara setuju minimal 360 kursi di parlemen atau penyelenggaraan polling dengan perolehan minimal 330 suara setuju di parlemen.

Menurut klaim para pendukung AKP, Erdogan berhasil menempatkan Turki dalam 10 negara terkemuka dunia dengan menerapkan kebijakan-kebijakan yang populis, memberikan hak dan kebebasan lebih besar kepada kalangan konservatif, mendukung sektor-sektor swasta, dan menerapkan kebijakan yang independen di depan kekuatan-kekuatan besar.

Di pihak lain, para lawan politik Erdogan menyatakan kebijakannya selama 13 tahun berkuasa telah menyebabkan Turki menjadi kehilangan kredibilitasnya di mata negara-negara regional, khususnya Suriah, Irak dan Mesir, memperuncing perselisihan antarelemen masyararakat serta membelah rakyat negara ini menjadi dua kubu Sunni, konservatif, dan kelompok kanan melawan kubu Alawi, Kurdi, sekular dan kelompok kiri. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL