sotloff di suriah

Foto Steven Sotloff ikut berperang di Suriah melawan pemerintah Damaskus bersama para ekstrimis bersenjata

TelAviv, LiputanIslam.com – Beberapa surat kabar Israel Jumat (5/9) melansir laporan mengejutkan bahwa Steven J. Sotloff yang belum lama ini dikabarkan sebagai wartawan Amerika Serikat (AS) yang telah dipenggal oleh kelompok teroris Negara Islam dan Suriah (ISIS) sebenarnya adalah warga Israel. Tak hanya itu, dilaporkan pula bahwa Sotloff ikut berperang di Suriah melawan pemerintah Damaskus bersama para ekstrimis bersenjata.

Mengutip laporan beberapa media Israel, lembaga pemberitaan Nun memberitakan bahwa Sotloff adalah wartawan Israel namun menggunakan paspor AS agar dapat keluar masuk negara-negara Arab dengan leluasa.

Media Israel menyangsikan keterbunuhan Sotloff serta memublikasikan beberapa foto Sotloff di sejumlah negara Arab, termasuk Suriah. Menurut media Israel, dia bahkan ikut berperang melawan pemerintah Suriah bersama para ekstrimis bersenjata.

Pada foto yang disebutkan sebagai foto Sotloff di Suriah terlihat seseorang yang sangat mirip dengan Sotloff sedang berpose memegang senjata otomatis yang dipasang di atas mobil bak terbuka di dekat sebuah jalan di area padang pasir.

Media Israel menyebutkan bahwa apa yang terlihat dalam rekaman video yang diklaim sebagai pembunuhan Sotloff tak lain adalah sandiwara yang menggelikan. Menurut media Israel, dengan sedikit kecermatan siapapun yang melihat video itu sebenarnya dapat memastikan bahwa gambar gerak itu direkam di dua tempat yang berbeda, karena pria bertopeng yang menghunus pisau memiliki bayang-bayang di tanah, sedangkan Sotloff tidak memiliki bayang-bayang sama sekali.

Selain itu, lanjut media Israel, video itu dibuat oleh orang AS dan microfon dalam video itu juga menunjukkan bahwa Sotloff berada di studio, bukan di padang pasir.

Media Israel juga memastikan bahwa dalam beberapa hari mendatang fakta yang sesungguhnya mengenai video-video yang diklaim sebagai pembunuhan wartawan AS akan terungkap.

Sebelumnya, Alyoum al-Sabea mengutip laporan koran Israel Yedioth Aharonoth bahwa Sotloff adalah warga Yahudi AS yang sudah berimigrasi ke Israel dan tinggal di negara Zionis ini sejak beberapa tahun silam serta melanjutkan pendidikannya di Institut Kajian Strategi Herzliya, Israel. Menurut Alyoum al-Sabea, Yedioth Aharonoth juga menyebutkan bahwa masalah ini terungkap akibat adanya persaingan dalam tubuh militer Israel.

Sementara itu, al-Arabiya melaporkan bahwa Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Rabu (3/9) juga menyatakan bahwa Sotloff adalah warga negara Israel. al-Arabiya juga mengutip laporan keterangan beberapa sumber yang dilansir surat kabar The Telegraph Inggris bahwa Sotloff memang warga negara Israel dan beragama Yahudi, namun identitasnya sengaja dirahasiakan demi keselamatan jiwanya.

Seperti diketahui, video yang diklaim sebagai pembunuhan Sotloff dipublikasikan ISIS Selasa lalu (2/9). Hari itu Gedung Putih menyatakan pihaknya masih meragukan keaslian video tersebut, tetapi besoknya Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS Caitlin Hayden menyatakan badan intelijen AS akhirnya berkesimpulan bahwa video itu asli.

Selain foto di atas, di bawah ini  juga merupakan beberapa gambar yang diklaim sebagai foto Sotloff di beberapa negara Arab:

sotloff di yaman

Sotloff di Yaman

sotloff di sebuah negara arab

Sotloff di sebuah negara Arab

sotloff di irak

Sotloff di Irak

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL