TelAviv, LiputanIslam.com – Laman Debka File milik Israel, Kamis (24/5/2018), menyatakan bahwa jika Iran kembali melakukan aktivitas pengayaan uranium maka Israel bersama Amerika Serikat (AS) harus menyerang fasilitas nuklir Iran.

Menyinggung pernyataan Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei sehari sebelumnya yang berisikan sejumlah persyaratan Iran kepada Eropa untuk kelanjutan perjanjian nuklir, Debka File menyebutkan bahwa negara-negara Eropa kalaupun berniat sudah pasti tidak akan bisa memenuhi semua syarat itu sehingga seperti yang dikatakan oleh Ayatullah Khamenei Iran akan kembali memperkaya uranium.

Debka File kemudian menekankan bahwa Israel dan AS harus bersama menyerang Iran sesuai peringatan Presiden AS Donald Trump sebelumnya bahwa tindakan Iran kembali memperkaya uranium akan mendatangkan akibat yang fatal bagi Iran.

Mengutip pernyataan narasumbernya, Debka File menyatakan, “Para ahli strategi Iran mengetahui bahwa jet-jet tempur Angkatan Udara AS dan Israel sudah dipersenjatai untuk menghancurkan sistem-sistem anti rudal dan fasilitas nuklir Iran. Karena itu Iran mempercepat pemasangan sistem Bavar 373.”

Debka File mengklaim bahwa Iran telah menempatkan beberapa sistem anti rudal Bavar 373 di Suriah namun hancur akibat  serangan jet tempur Israel ke Suriah pada 24 April lalu. Namun, lanjut Debka File, sistem itu di Suriah masih terkemas dan belum sempat dioperasikan.

Debka File juga mengutip klaim komandan Angkatan Udara Israel Mayjen Amikam Norkin bahwa jet tempur F-35 milik Israel bukan hanya bisa terbang dengan mudah di angkasa Beirut, melainkan juga di angkasan Natanz, tempat fasilitas nuklir Iran di provinsi Isfahan. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*