TelAviv, LiputanIslam.com –  Koran Israel Yedioth Ahronoth (YA) menyatakan bahwa Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Amerika Serikat (AS), dan Israel terlibat dalam eskalasi aksi protes yang melanda Yordania selama lima malam berturut-turut hingga Perdana Menteri Yordania Hani al-Mulki mundur pada Minggu (3/6/2018).

YA menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi dua peristiwa di Yordania. Pertama, disisihkannya Yordania dari perjanjian AS, Israel, Saudi, dan Mesir mengenai pemindahan Kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Al-Quds (Yerussalem). Kedua, terjadinya aksi demo besar-besaran di berbagai kota besar Yordania atas kenaikan harga BBM, listrik, dan pajak.

Menurut YA, sepintas dua peristiwa ini tak berkaitan satu sama lain, sebab pemindahan Kedubes AS adalah isu politik, sedangkan tuntutan para demonstran merupakan isu ekonomi.  Namun, lanjut YA, keberkaitan dua peristiwa ini akan kentara ketika melihat bagaimana Yordania selama ini berlagak seolah negara kaya padahal kesejahteraannya selalu bergantung pada bantuan dari luar.

YA menuliskan, “Mendiang Raja Husain kemudian putranya, Raja Abdullah, mengerti cara mendapatkan bantuan Teluk dan AS bagi ekonomi Yordania yang terguncang sedemikian rupa selama bertahun-tahun, namun tiba-tiga segala sesuatunya berubah. Karena satu dan lain sebab Saudi dalam kesepakatannya dengan AS menarik bantuannya kepada Yordania, sedangkan Mesir memang tak punya uang lebih untuk urusan ini, dan setelah itu UEA juga ikut serta, maka Yordania sekarang harus bisa mandiri.”

YA kemudian menyebutkan bahwa AS, Israel, dan Saudi kecewa berat terhadap partisipasi Raja Yordania dalam pertemuan puncak luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, pada 18 Mei lalu, sebab pertemuan ini membahas perkembangan situasi Palestina pasca pemindahan Kedubes AS ke Al-Quds. Saudi juga menghadiri pertemuan puncak ini tapi pada level delegasi yang terendah. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*