kapal AL yg ditangkap IRGCBaitulMaqdis, LiputanIslam.com – Terkait dengan kasus penangkapan marinir Amerika Serikat (AS) di perairan Iran di Teluk Persia, situs Nrg yang berbasis di Israel menyebut Iran selalu mencari kesempatan untuk menghina AS.

“Iran sangat menghina AS manakala Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memublikasi gambar-gambar marinir AS mengangkat tangan ke atas bagai tawanan perang,” tulis Nrg, sebagaimana dikutip kantor berita Palestina, Sama, Kamis (14/1).

Media Iran, termasuk al-Alam, Rabu (13/1) memuat foto-foto para marinir AS yang ditahan di sebuah ruangan. Selain itu, di media sosial Iran juga beredar penggalan video yang merekam mereka ketika berlutut di atas kapal dalam keadaan mengangkat tangan. Meski demikian, dalam video itu juga terlihat mereka diperlakukan dengan santun laiknya tamu oleh pihak Iran.

Seperti pernah diberitakan, dua kapal laut milik Amerika Serikat (AS) dan segenap krunya yang berjumlah 10 orang dicegat dan ditahan oleh Angkatan Laut IRGC setelah keduanya memasuki perairan Iran dekat Pulau Farsi yang berbatasan dengan Kuwait dan Bahrain di Teluk Persia, Selasa sore waktu setempat (12/1). (Baca: Masuk ke Perairan Iran, Dua Kapal dan Kru AS Ditahan Garda Revolusioner Iran )

Namun demikian, sehari kemudian mereka dibebaskan oleh IRGC karena mereka dinilai memasuki perairan bukan karena faktor kesengajaan. (Baca: Iran Bebaskan Angkatan Laut AS )

Menurut laporan IRNA, dua kapal perang AS itu memasuki perairan Iran sekitar 2 km, dan hal ini terdata dalam perangkat GPS mereka yang disita oleh IRGC.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam statemennya beberapa jam setelah pembebasan marinir AS tersebut, Rabu (13/1), menyampaikan apresiasinya atas kesediaan Iran membebaskan mereka dan menyelesaikan masalah itu melalui jalur damai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL