omar al-shishani isisShirqat, LiputanIslam.com –  Kantor berita Amaq yang terafiliasi dengan kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Rabu (14/7), melaporkan bahwa pentolan atau tokoh kunci bidang militer kelompok ini terbunuh di sebuah kota di utara Mosul, Irak utara.

Mengutip laporan Amaq, beberapa media, termasuk RT, menyebutkan bahwa al-Shishani “terbunuh dalam pertempuran” dekat kota Shirqat, bagian utara provinsi Salahuddin (Saladin), yang berjarak 100 km dari Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, yang menjadi markas besar ISIS di Irak.

Namun demikian, seperti dilaporkan IRNA, sumber-sumber resmi Irak sendiri belum mengonfirmasikan laporan tewasnya tokoh senior ISIS yang bernama asli Tarkhan Tayumurazovich Batirashvili tersebut.

Abu Omar, 30 tahun, adalah warga negara Georgia yang bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah pada tahun 2013. Dia dikenal sebagai arsitek dan perancang operasi-operasi serangan kelompok teroris takfiri berhaluan Salafi/Wahabi tersebut.

Dia pernah menjadi anggota tentara Georgia yang pada tahun 20076 – 2007 ditugaskan di Abkhaz, sebuah kawasan yang dipertikaikan oleh Rusia dan Georgia.

Sebelumnya dia sudah dua kali dikabarkan tewas, dan yang terakhir di antaranya ialah klaim Pentagon pada Maret lalu bahwa dia tewas akibat serangan pesawat nirawak AS terhadap markas ISIS di Suriah. Saat itu Pentagon sudah mengumumkan sayembara berhadiah 5 juta USD bagi orang dapat memberikan informasi mengenai tempat keberadaan Abu Omar.

Sejauh ini pertempuran sengit masih berlangsung antara pasukan Irak dan kombatan ISIS di sekitar gerbang-gerbang kota Shirqat. Kota ini sendiri bagi pasukan Irak merupakan gerbang menuju Mosul yang menjadi sasaran final operasi pembebasan wilayah Irak dari pendudukan ISIS.

Pasukan Irak mengaku hampir sepenuhnya mengepung Shirqat dalam operasi serangan mereka ke arah utara menuju jantung wilayah pendudukan ISIS, Mosul.

RT melaporkan bahwa kelompok riset IHS telah menerbitkan laporan yang mencatat bahwa pada tahun ini saja ISIS telah kehilangan 12 persen wilayah pendudukannya, sementara Pentagon menyatakan wilayah pendudukan ISIS telah menyusut sebanyak 20 persen di Suriah dan 45 persen Irak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL