iran usir kapal koalisi 0Teheran, LiputanIslam.com – Lembaga pemberitaan Fars News Agency (FNA) yang berbasis di Iran Minggu (28/12) memublikasikan beberapa foto dan satu penggalan rekaman video pengusiran dua kapal perang asing yang masing-masing dinyatakan sebagai milik Amerika Serikat (AS) dan Eropa dari lokasi latihan tempur angkatan bersenjata Iran bersandi “Muhammad Rasulullah”.

Dalam video berdurasi sekitar 40 detik yang dimuat di situs FNA terlihat sebuah kapal perusak asing yang disebut sebagai milik Amerika Serikat berputar haluan setelah mendapat peringatan tegas dari pesawat patroli Iran supaya segera meninggalkan lokasi.

Dalam video juga terdengar dialog berbahasa Inggris antara pihak kapal perang asing dan pihak pesawat Iran yang berputar-putar mengitari kapal destroyer tersebut pada jarak sekitar beberapa ratus meter. Berikut isi dialog tersebut;iran usir kapal koalisi 1

Kapal : “Pesawat tak dikenal! Pesawat tak dikenal! Di sini kapal perang pasukan koalisi. Ketinggian Anda 500 meter dengan kecepatan 160 knot, dan jalur Anda 90 derajat. Mohon menjaga jarak keamanan dan pindahkan haluan untuk menjauh dari kami. Kapal perang koalisi, kapal perang koalisi. ”

Pesawat: “Di sini pesawat angkatan laut Republik Islam Iran yang sedang menjalankan patroli. Anda memasuki perbatasan wilayah latihan tempur bersandi Muhammad Rasulullah. Harap segera meninggalkan lokasi.”

Pada detik ke 31 terlihat kapal perang itu berputar haluan dengan meninggalkan jejak putaran turbin kapal pada permukaan air dalam bentuk huruf “C”.

Dalam rekaman video hanya terlihat satu kapal perang, namun situs FNA juga memajang delapan foto yang tiga di antaranya adalah gambar satu kapal lain yang tidak terlihat dalam rekaman video.

iran usir kapal koalisi 2Panglima AL Iran Laksamana Habibollah Sayyari sebelumnya sudah mengumumkan kepada pasukan asing di perairan sekitar lokasi latihan perang Iran supaya segera meninggalkan lokasi atau tidak mendekatinya karena dikhawatirkan terkena rudal dan torpedo yang digunakan dalam latihan.

Dia juga mengingatkan bahwa apa yang akan dilakukan Iran tidak akan keluar dari jalur undang-undang dan konvensi internasional. Karena itu, lanjutnya, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka Iran tidak akan bertanggungjawab.

Angkatan bersenjata Iran memulai latihan perang besar-besaran pada Kamis (25/12) dengan melibatkan unit-unit Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Pertahanan Udara. Latihan perang ini dijadwalkan berlanjut hingga 31 Desember 2014 di area seluas 2.2 juta kilometer persegi yang membentang dari bagian utara Samudera Hindia hingga Selat Hormuz di Teluk Persia serta di bagian tenggara dan selatan provinsi Sistan Balouchestan dan Hormuzgan.

Videonya dapat disaksikan di link di bawah ini;

(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL