Washington, LiputanIslam.com –  Media Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa rezim Arab Saudi berusaha melindungi Putra Mahkota Mohamed bin Salman (MbS) dari tuduhan terlibat dalam pembunuhan terhadap jurnalis dan kritikus kondang Saudi Jamal Khashoggi, dan perlindungan ini dilakukan dengan cara menumbalkan Mayjen Ahmad al-Assiri yang telah dicopot dari jabatan sebagai wakil ketua badan intelijen umum.

New York Times (NYT)  melaporkan adanya data-data intelijen yang menunjukkan bahwa MbS telah memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Menurut NYT, para perwira bawahan percaya bahwa al-Assiri telah menerima perintah itu dari MbS, dan dia kemudian ditumbalkan untuk merespon tekanan internasional terhadap Riyadh setelah Khashoggi terbunuh.

Dua narasumber NYT menyatakan pemerintah Saudi dapat ditebak akan mengklaim bahwa al-Assiri “mendapat izin secara lisan” dari MbS untuk meringkus Khashoggi agar kemudian diinterogasi di Saudi, tapi al-Assiri lantas “salah faham atau melampaui izin ini sehingga membunuhnya.”

Sementara itu, Washington Post melaporkan bahwa dinas rahasia AS (CIA) telah mendengarkan rekaman audio yang ada di tangan pejabat Turki terkait dengan pembunuhan Khashoggi di dalam gedung konsulat negaranya di Istanbul, Turki. Laporan ini didasarkan pada keterangan para pejabat anonim CIA.

Setelah 18 hari berlalu sejak Khashoggi menghilang, otoritas Saudi pada dini hari Sabtu kemarin (20/10/2018) merilis pengakuan bahwa Khashoggi terbunuh akibat “perkelahian” dengan para pejabat dalam Konsulat, dan karena itu sebanyak 18 warga negara Saudi lantas ditahan atas kejadian ini.

Pengumuman itu tidak menyebutkan bagaimana Khashoggi terbunuh dan di mana mayat pria yang hilang setelah memasuki Konsulat sejak 2 Oktober lalu.

Laporan lain dari Reuters, Ahad (20/10/2018), melansir keterangan seorang pejabat Saudi bahwa mayat Khashoggi telah dibungkus dengan sejadah, menempatkannya di dalam mobil Konsulat, kemudian diseragkan kepada staf lokal yang tinggal di Istanbul.

Pejabat anonim itu juga menyebutkan bahwa ahli forensik Saudi Salah al-Tubaiqi yang merupakan salah satu anggota regu eksekutor Khashoggi telah berusaha menghilangkan jejak pembunuhan ini. (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*