raja-marokoRabat,LiputanIslam.com –   Maroko yang notabene sekutu Arab Saudi ternyata secara resmi telah mengirim delegasi ke konferensi ulama sedunia  bertema “Siapa Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja)?” yang berlangsung di Grozny, ibu kota Cechnya, 25-27 Agutus 2016.

Seperti pernah diberitakan, para peserta konferensi ini memandang aliran Salafi/Wahabi telah mencemarkan citra Islam, dan karena itu konferensi menyerukan pemberantasan penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan aliran ini terhadap Islam.

Konferensi ini juga telah membatasi Aswaja hanya pada mazhab Asy’ari dan Maturidi dalam akidah, dan empat mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali dalam fikih, serta kalangan sufi melalui jalur Imam al-Junaid  dari segi akhlak dan tazkiyah.

Keterlibatan al-Azhar secara aktif dalam konferensi Grozny mengundang perhatian ekstra dari media Arab karena selama ini hubungan Kairo dengan Riyadh cukup rapat. Namun demikian, hal lain yang juga mengejutkan ialah laporan media online Hespress yang berbasis di Maroko bahwa negara ini secara resmi juga hadir dalam konferensi Grozny.

Hespress Rabu (7/9/2016) melaporkan bahwa Maroko secara resmi telah mengirim delegasi dari yayasan al-Rabithah al-Muhammadiyyah li al-Ulama’ dan Universitas al-Quaraouiyine ke konferensi Grozni.

Konferensi telah merekomendasikan supaya Universitas al-Quaraouiyine sebagai salah satu lembaga otoritas Islam Aswaja, sebagaimana Universitas al-Azhar di Mesir dan Universitas al-Zaytoonah di Yordania.

Maroko selama ini dikenal sebagai sekutu Kerajaan Arab Saudi di dunia, namun Maroko ternyata ikut serta dalam konferensi Grozni dan tidak menarik diri meskipun konferensi ini ternyata menegaskan bahwa aliran Salafi/Wahabi merupakan biang kerok problematika umat Islam di dunia.(Baca: Blak-Blakan Muktamar Aswaja Sedunia Soal Wahabisme)

Dalam beberapa tahun terakhir pemerintah Rabat juga melarang aktivitas dakwah para penganut Salafi/Wahabi di negara juga kerajaan ini. Kerajaan Maroko antara lain telah menutup sebuah lembaga pendidikan al-Quran milik Salafi/Wahabi yang didanai oleh Kerajaan Arab Saudi. (mm)  

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL