pos militer mesirAl-Arish, LiputanIslam.com – Sumber-sumber keamanan Mesir menyatakan sedikitnya 29 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya luka-luka akibat serangan kawanan bersenjata terhadap sebuah basis militer dan markas Divisi 101 Mesir di kota al-Arish di bagian utara Semenanjung Sinai, Mesir, Kamis malam (29/1/2015).

Berbagai sumber dan saksi mata, sebagaimana dilaporkan al-Jazeera, mengatakan bahwa beberapa ledakan mengguncang kawasan al-Yaser di kota al-Arish hingga menimbulkan kobaran api yang membubung tinggi dan terlihat dari kejauhan, sementara aliran listrik terputus di semua wilayah timur kota ini.

Semua pos pemeriksaan yang berada di jalan al-Dauli di al-Arish juga diterjang serangan mortir dan senjata RPG yang kemudian disusul dengan kedatangan beberapa helikopter Apache yang terbang rendah di angkasa kota ini.

Hingga berita ini disusun belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan mematikan tersebut.

Pasukan gabungan Mesir yang terdiri atas tentara dan polisi sejak beberapa bulan lalu melancarkan operasi keamanan secara masih untuk memburu kelompok-kelompok yang mereka sebut “teroris takfiri dan penjahat” di berbagai provinsi, terutama di bagian utara Sinai.

Pemerintah Mesir mengumumkan status darurat dan memberlakukan ketentuan jam malam di sejumlah kawasan utara Sinai menyusul insiden serangan kelompok Ansar Bait al-Maqdis (belakangan mengubah nama menjadi “Wilayat Sinai”) yang menewaskan 31 tentara dan melukai 30 lainnya di pos pemeriksaan Karm al-Qawadis pada tanggal 24 Oktober 2014. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*