Kabul, LiputanIslam.com –  Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengecam keras sepak terjang Amerika Serikat (AS) di Afghanistan dan bahkan menyebut organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sebagai kelompok teroris buatan AS.

“DAESH (ISIS) adalah produk AS… DAESH – yang jelas-jelas asing- muncul pada tahun 2015 selama kehadiran AS, ” katanya dalam wawancara eksklusif  di Kabul, ibu kota Afghanistan, dengan channel Fox News yang dipublikasikan Jumat (4/5/2017).

Karzai yang menjabat sebagai presiden Afghanistan sejak Desember 2004 hingga 2014 mengaku rutin menerima laporan-laporan mengenai adanya helikopter-helikopter tak bertanda yang telah menjatuhkan suplai kepada kelompok teroris di kawasan perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan.

“AS harus menjelaskan (masalah ini),” katanya.

Karzai juga menyebutkan bahwa ISIS bahkan juga berperan dalam tindakan AS meledakkan bom “Bom Induk” (Massive Ordnance Air Blast/MOAB) di Afghanistan bulan lalu. Menurutnya, peledakan bom ini merupakan “operasi bersama AS-ISIS.”

“ISIS sudah mengosongkan kebanyak mereka (keluarga dan petempur). Jadi ini sudah dikoordinasikan. Kelompok ini hanyalah sebuah alat AS. Ini tidak bisa menjadi alat lain…. Pertama, DAESH datang untuk mendorong penduduk supaya menjauh, dan AS kemudian datang dan menjatuhkan bom besar itu,” jelasnya.

Karzai memastikan bahwa negaranya telah digunakan oleh AS sebagai tempat uji coba senjata. (mm/foxnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL