Olli HeinonenKuwaitCity, LiputanIslam.com – Mantan Wakil Direktur Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) Olli Heinonen yang pernah pernah berulang kali meninjau fasilitas nuklir Iran menyatakan bahwa negara republik Islam ini akan menjelma menjadi kekuatan besar nuklir di dunia setelah menjalin kesepakatan final dengan lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan Jerman atau yang lazim disebut P5+1.

Dalam pidatonya pada seminar bertajuk “Kesempatan dan Tantangan di Bawah Perubahan Geopolitik di Kawasan” yang berlangsung di Kuwait, Heinonen mengatakan bahwa para inspektur IAEA sudah berulangkali memeriksa fasilitas nuklir Iran.

“Saya percaya bahwa Iran yang melakukan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutunya akan menjelma menjadi kekuatan besar nuklir di dunia,” ungkapnya, sebagaimana dilansir IRNA dan Alraimedia, Minggu (26/4).

Dia menambahkan bahwa sesuai dengan Statemen Swiss, AS dan negara-negara sekutunya telah mengakui hak Iran memperkaya uranium, dan siklus bahan bakar nuklir negara ini akan dipertahankan.

Dosen Universitas Harvard ini mengatakan, berkat kebrilianan manajemen dan resistensinya terhadap sanksi ekonomi, Iran dapat mempertahankan kemampuan nuklirnya dan dengan status sebagai anggota Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) negara ini dapat menggunakan energi nuklir tujuan damai.

Selain Heinonen, beberapa pakar dan pejabat IAEA juga hadir dalam seminar di Kuwait tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL