Baghdad, LiputanIslam.com –  Tokoh Dewan Tinggi Irak dan mantan menteri keuangan negara ini, Baqir Jabr al-Zobeidi, menyatakan bahwa zona pertempuran kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di masa yang akan datang adalah  Arab Saudi dan Yordania.

Dia mengatakan bahwa ISIS menyesal telah menjadikan Mosul dan Raqqah sebagai markas kekuasaannya.

“Pertempuran yang akan datang akan terjadi di sekitar Mekkah, tapi akan terjadi di salah satu kota besar Saudi dan salah satu kota di bagian selatan Yordania,” katanya dalam wawancara dengan channel al-Forat yang berbasis di Irak, Minggu (7/5/2017).

Dia memperkirakan bahwa setelah angkat kaki dari Irak ISIS akan bergerak ke kota suci Mekkah al-Mukarramah untuk mendapatkan pembenaran syar’i atas operasi terornya.

Al-Zobeidi memastikan ISIS yang beraliran Salafi/Wahabi tidak mungkin bisa hidup di wilayah Sunni, Syiah, Kurdi, Yazidi dan Asyrian, sedangkan di Saudi terdapat kecocokan pandangan dan mazhab antara ISIS dan rezim Riyadh.

Mengenai sebab mengapa ISIS tidak sejak awal saja beraksi di Saudi, dia mengatakan, “ISIS salah sejak awal, dan sekarang baru mengetahui bahwa mereka salah besar mendirikan daulah di Raqqa dan Mosul.” (mm/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL