yaman mansur hadiSanaa, LiputanIslam.com – Presiden pengasingan Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi dilaporkan telah kembali ke kota Aden, Yaman selatan, Selasa (17/11).

Mengutip keterangan sebuah sumber Yaman, portal berita Yaman al-An menyebutkan bahwa Mansour Hadi yang sudah delapan bulan bersembunyi di Riyadh akhirnya kembali ke Aden bersama beberapa menteri dan pejabat tinggi lain dalam pemerintahannya dengan menumpang satu pesawat Arab Saudi.

Sumber itu menambahkan bahwa ada kemungkinan Hadi akan tetap bertahan di Aden hingga akhir bulan ini dan setelah itu dia mengadakan safari ke beberapa negara, terutama Perancis.

Dua hari sebelumnya, wakil Mansour Hadi, Khaled Bahah juga dilaporkan kembali Aden.

Sementara itu, aktivis ternama Saudi pengguna akun “Mujtahidd” di Twitter menyebutkan bahwa situasi keamanan di Aden sebenarnya masih berbahaya, namun Mansour Hadi mendapat banyak tekanan supaya kembali ke Aden.

Menurut Mujtahidd, ada yang mengatakan bahwa orang-orang Saudi mendesak Mansour Hadi supaya pulang ke Aden, dan bagi mereka, biarlah Hadi terbunuh di Aden karena Khaled Bahah sudah siap menggantikan posisinya.

Sementara itu, Hisham Abdelnour, anggota partai Front Pembebasan Aden dalam wawancara dengan Fars News di Sanaa mengatakan bahwa pertempuran sengit terjadi antara pasukan Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) di satu pihak dan kelompok-kelompok milisi di pihak lain di provinsi Aden, menyusul kedatangan Mansour Hadi dan keberadaannya di gedung konsulat Saudi di Aden.

Menurut Abdelnour, ada puluhan korban tewas dan luka di pihak tentara Saudi dan UEA, dan situasi sangat tegang.
“Situasi di provinsi Aden sangat krisis, dan terdengar desas-desus bahwa Hadi akan segera bertolak lagi ke Arab Saudi,” katanya.

Seperti diketahui, Saudi dan beberapa negara sekutunya melancarkan serangan udara ke Yaman sejak Maret lalu sampai sekarang untuk memulihkan pemerintahan Mansour Hadi dan menumpas musuh-musuhnya yang terdiri atas milisi Ansarallah dan tentara loyalis mantan presiden Ali Abdullah Shaleh.

Sekitar 7000 orang tewas dan puluhan ribu lainnya luka-luka akibat serangan ini, sementara 80 persen sarana infrastruktur negara ini hancur. Hingga kini pertempuran di Yaman masih berkobar dan menjatuhkan korban tewas dan luka dari kedua belah pihak. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL